Buka konten ini

BINTAN (BP) – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban meningkatkan pengawasan keselamatan pelayaran menyusul potensi cuaca ekstrem menjelang akhir tahun.
Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng Riyono, mengatakan keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama. Untuk itu, pihaknya gencar menggelar kampanye keselamatan demi meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap prosedur berlayar.
“Operator kapal, pengguna jasa, hingga nelayan harus selalu mematuhi ketentuan yang ada,” tegas Sugeng usai upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Tanjunguban, Rabu (17/9).
Ia mengingatkan agar seluruh pihak memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat, tidak memaksakan pelayaran saat cuaca buruk, dan tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas.
“Keselamatan jauh lebih penting. Jangan dipaksakan kalau kondisi laut tidak mendukung,” ujarnya.
Selain itu, Sugeng menekankan pentingnya memastikan alat navigasi dan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung dalam kondisi baik.
Untuk mendukung upaya tersebut, PLP Tanjunguban menyiagakan sembilan kapal negara. Dari jumlah itu, lima kapal ditempatkan di pos masing-masing, sementara sisanya disiagakan secara mobile.
“Seluruh kapal negara siaga 24 jam untuk merespons pengaduan dan memastikan keselamatan pelayaran,” pungkasnya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO