Buka konten ini

BATAM (BP) – Perbaikan kebocoran pipa utama berdiameter 600 milimeter milik Air Batam Hilir (ABH) di Simpang Base Camp, Batuaji, menyebabkan distribusi air bersih ke sejumlah kawasan terganggu sejak Selasa (16/9) malam. Pekerjaan yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 hingga 01.00 WIB itu berdampak pada pasokan air di belasan titik permukiman padat.
Aliran air melemah hingga terhenti total di beberapa wilayah, di antaranya Kavling Berseri, Kavling Lama, Kavling Bahagia, Marina, Graha Fantasy, Geisya Eternal, Darul Gufron, Tunas, Sagulung, Sei Lekop, Temiang, Pertamanan OB, hingga Kavling Temiang Plus.
Humas ABH, Ginda Alamsyah, menyebut perbaikan pipa rampung pada Rabu (17/9) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ini pihaknya melakukan uji coba aliran untuk memastikan kebocoran benar-benar tertutup sempurna.
“Insyaallah kalau uji perbaikan berjalan lancar dan tidak ada kebocoran lagi, aliran air akan langsung normal kembali,” ujarnya.
Menurut Ginda, pihaknya telah mengimbau pelanggan agar menampung air sebelum perbaikan dimulai, guna memenuhi kebutuhan harian selama distribusi terganggu. Sebagai antisipasi, ABH juga menyiagakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang terdampak hingga 1×24 jam. Permintaan bantuan dapat dikoordinasikan melalui RT, RW, atau kelurahan setempat.
Meski begitu, sebagian warga mengaku sudah kesulitan sejak Selasa pagi, jauh lebih cepat dari jadwal yang diinformasikan. Hingga Rabu siang, aliran air di sejumlah kawasan belum juga kembali normal.
Kondisi ini membuat warga resah. Sumarni, warga Marina, mengeluhkan persediaan air di rumahnya telah habis. Ia berharap ABH lebih sigap menyalurkan bantuan tangki air.
“Kalau memang belum siap dengan perbaikan ini, tolong antar pakai mobil tangki. Kami ibu-ibu di rumah tak bisa berbuat apa-apa kalau tidak ada air,” keluhnya.
ABH menegaskan pihaknya terus berupaya agar layanan cepat pulih.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Perbaikan sudah selesai, sekarang fokus memastikan aliran bisa stabil dan lancar kembali ke rumah pelanggan,” tambah Ginda.
Warga berharap uji aliran berjalan mulus sehingga distribusi air kembali normal. Pasokan air bersih yang lancar sangat dibutuhkan masyarakat, terutama di kawasan permukiman padat. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : JAMIL QASIM