Buka konten ini
SEI BEDUK (BP) – Terminal Mukakuning di Kecamatan Sei Beduk sudah lama tak difungsikan sebagai tempat naik-turun penumpang. Kawasan yang dibangun pada 2006 itu kini lebih banyak dipakai warga sebagai tempat nongkrong malam hari atau sekadar angkringan, sementara siang harinya dipenuhi lapak pedagang, kios, hingga parkir kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batam, Leo Putra, mengatakan terminal tersebut sudah lama tidak beroperasi. Hilangnya trayek membuat terminal kehilangan fungsinya.
“Dulu sempat aktif retribusi karena ada trayek. Sekarang tidak ada lagi,” ujarnya, Selasa (16/9).
Menurut Leo, matinya trayek angkutan di kawasan Mukakuning terjadi karena angkutan umum tidak lagi mengakomodasi karyawan perusahaan di sekitar lokasi.
Selain itu, kondisi angkutan juga sudah banyak yang tak laik jalan. “Iya, angkutan banyak yang tidak layak,” katanya.
Terminal Mukakuning, lanjutnya, sejak awal merupakan aset BP Batam yang dipinjam pakai oleh Pemko. Karena tidak lagi digunakan, terminal tersebut akhirnya dikembalikan.
“Terminal itu kita pinjam pakai. Karena aset BP Batam, ya kita kembalikan,” jelasnya.
Seperti diketahui, pada malam hari terminal yang berada di Jalan S. Parman itu ramai dipadati anak muda. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : Jamil Qasim