Buka konten ini

MISANO ADRIATICO (BP) – Yamaha sepertinya masih harus melakukan banyak pembenahan sebelum beralih menggunakan mesin V4 terbaru. Saat sesi tes di Misano, Senin (15/9), para pembalap Yamaha masih berada deretan belakang pembalap tercepat.
Quartararo berada di posisi 18 dengan catatan waktu terpaut 1,224 detik dari pembalap tercepat Pedro Acosta (KTM). Dia berada tepat satu strip di bawah Miguel Oliveira (Pramac), yang jadi ri-der Yamaha tercepat.
“Sensasinya sangat mirip dengan mesin inline-4. Saat ini, motor baru ini lebih buruk,” keluh Quartararo dikutip dari GPOne. “Di Barcelona kami merasakan sedikit perbedaan yang lebih baik, tapi kami belum menemukan di sini (Misano). Saya tidak melihat ada perbaikan di area yang benar-benar kami butuhkan.” lanjutnya.
Menurut Quartararo mengendarai Yamaha V4 sebenarnya tidak terlalu sulit. Tapi, ada beberapa masalah muncul, seperti elektronik, setelan, dan banyak hal lain. “Potensinya ada, tapi secara teori saja,” ujar Quartararo.
Sebaliknya, Acosta merasa semakin percaya diri karena berhasil mencatatkan waktu tercepat. Itu bisa jadi modal untuk menghadapi enam balapan tersisa MotoGP musim ini.
“Saya cukup senang karena saya ingin meningkatkan setelan dasar agar sedikit lebih cepat, terutama di tikungan cepat seperti tikungan 11 atau 13,” kata Acosta. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG