Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Perkumpulan Keluarga Tionghoa Meranti (PKTM) Kota Batam akan mengukuhkan ketua dan pengurus baru periode 2025-2030 di Hotel Pasific Place, Batuampar, Kamis (18/8) mendatang. Ketua PKTM yang baru ini yakni Hasnan atau yang dikenal dengan Asiong.
Selain mengukuhkan ketua baru, kegiatan ini sekaligus merayakan HUT PKTM yang ke-10. Acara nantinya akan dihadiri seluruh anggota organisasi, dan dewan kehormatan.
Ketua PKTM Kota Batam, Asiong mengatakan ia terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi ini. Pemilihan berlangsung dalam musyawarah besar PKTM pada Maret kemarin.
“Saya merupakan ketua kedua setelah Pak Kasman yang menjabat selama 10 tahun,” ujarnya, Selasa (16/9)
Asiong menjelaskan organisasi ini merupakan wadah komunikasi antar anggota PKTM Kota Batam, dan sarana penghubung dengan instansi pemerintah, organisasi dan perkumpulan lainnya.
Organisasi ini bertujuan meningkatkan kepedulian sosial warga Tionghoa Meranti yang tinggal di Kota Batam, dan sebagai wadah pembinaan anggota, wadah penyalur aspirasi, memelihara dan meningkatkan budaya serta adat istiadat masyarakat Tionghoa pada umumnya, khususnya masyarakat Tionghoa Meranti.
“Saya memiliki program sosial, kegiatan sosial itu bukan hal yang ringan, dan tidak ada keuntungan materi yang didapat,” kata pria yang juga menjabat Ketua Yayasan Sosial Bakti Nusantara Batam.
Asiong menjelaskan kegiatan sosial tersebut nantinya diperuntukkan bagi masyarakat serta anggota yang mendapatkan musibah atau kurang mampu.
Selain itu, Asiong akan mendirikan klinik yang guru pengobatan atau sinshe didatangkan langsung dari Tiongkok. Sinshe ini memiliki pengalaman mengobati selama 30 tahun.
“Seperti program di rumah duka, ada yang meninggal, kita iuran. Atau ada yang sakit, kita lihat seperti apa, jadi dari kita ke kita,” ungkapnya.
Asiong mengaku diawal jabatannya, ia memilih 7 wakil ketua berbagai bidang. Para wakil ini ditugaskan untuk menyerap seluruh aspirasi anggota untuk kepentingan dan kebutuhan organisasi.
“Orientasi saya, setiap keputusan itu hasil rapat bersama, bukan pribadi,” tegasnya.
Ia mengaku, sejak menjabat ketua, organisasi ini semakin aktif. Bahkan, saat ini sudah 800 anggota yang terdaftar di PKTM Kota Batam.
“Antusiasnya sangat besar. Banyak warga yang belum terdaftar akhirnya mendaftar,” katanya.
Ia berharap dengan kepemimpinannya selama 5 tahun nanti, keluarga PKTM Kota Batam bisa terus berpartisipasi baik materi maupun tenaga untuk bahu membahu mendukung prorgam pemerintah dalam memberantas kemiskinan dan memajukan masyarakat Indonesia.
“Tanpa kebersamaan dan solidaritas, tidak mungkin kekuatan sosial terbentuk. Mari kita songsong masa depan dengan komitman yang teguh dan semangat yang baru,” tutupnya. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : Jamil Qasim