Buka konten ini

BATAM (BP) – Upaya pemerintah mempercepat sertifikasi guru melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 mulai dirasakan para guru agama di Kota Batam. Tahun ini, sebanyak 192 guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dari Batam tengah mengikuti PPG dalam jabatan (daljab).
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Budi Dermawan, menyebutkan saat ini jumlah guru agama di Batam mencapai 852 orang. Dari jumlah itu, 539 guru sudah bersertifikasi dan berhak menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG).
“Yang sudah sertifikasi terdiri dari 225 PNS, 174 PPPK, dan 140 guru non-PNS. Sementara yang sedang ikut PPG tahun 2025 ada 192 orang,” kata Budi, Selasa (15/9).
Masih ada 121 guru agama di Batam yang belum tersentuh sertifikasi. Selain itu, delapan guru sedang menunggu hasil PPG susulan Batch II tahun 2024. Pendidikan mereka baru rampung pada awal 2025 sehingga tunjangan belum bisa dicairkan.
“Upaya percepatan sertifikasi guru agama harus terus didorong. Kami berharap 121 guru yang belum tersertifikasi bisa mendapat kesempatan di tahap berikutnya,” ujarnya.
Menurut Budi, sertifikasi bukan hanya soal kesejahteraan melalui TPG, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama. Guru bersertifikat diharapkan lebih profesional, kompeten, dan mampu menjadi teladan bagi siswa.
“Ini sejalan dengan kebijakan Kemenag RI yang tahun ini menaikkan kuota PPG secara nasional hingga 700 persen dibanding tahun lalu. Jadi guru di daerah, termasuk Batam, ikut merasakan dampak positifnya,” jelasnya.
Tahun 2025, Kemenag RI menetapkan kuota PPG sebanyak 206.411 orang, melonjak tajam dari 29.933 peserta pada 2024. Pemerintah bahkan menyiapkan anggaran Rp165 miliar untuk mendukung pelaksanaannya.
Dengan kebijakan itu, Budi optimistis seluruh guru agama di Batam secara bertahap bisa mengikuti PPG.
“Semakin banyak guru tersertifikasi, semakin kuat pula mutu pendidikan agama di Batam,” ujarnya. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : Jamil Qasim