Buka konten ini


Anambas (BP) – Warga Desa Batu Ampar, Kecamatan Kute Siantan, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di bibir pantai milik perusahaan migas Medco Energi, Selasa (16/9).
Penemuan bermula saat seorang warga tengah menggali pasir untuk kebutuhan pembangunan rumah. Tak disangka, sekopnya mengenai sejumlah tulang yang diduga kerangka manusia.
Kepala Desa Batu Ampar, Iskandar, membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan, temuan itu sempat membuat warga kaget hingga menghentikan penggalian.
“Saat digali, ketemu beberapa bagian kerangka manusia. Setelah dikumpulkan ternyata banyak juga. Tapi warga tidak berani melanjutkan, mereka menunggu polisi,” ujar Iskandar saat dihubungi dari Tarempa.
Karena sedang memimpin rapat di kantor desa, Iskandar tak bisa langsung ke lokasi. Namun ia terus memantau situasi lewat laporan warga.
“Tadi kerangka dibawa warga dan polisi ke kantor desa, kemudian diserahkan untuk pemeriksaan,” tambahnya.
Kerangka tersebut lalu dikirim ke RSUD Lapangan Palmatak untuk diautopsi. Dari hasil pemeriksaan medis, dipastikan tulang itu benar kerangka manusia. Analisis dokter memperkirakan usianya sudah 15 hingga 20 tahun.
“Dari hasil autopsi, 100 persen kerangka manusia. Usianya diperkirakan sudah belasan tahun,” jelas Iskandar.
Meski begitu, identitas pemilik kerangka belum dapat dipastikan. Iskandar hanya mengingat, beberapa tahun silam memang ada warga yang dilaporkan hilang dan tak pernah ditemukan.
“Apakah ini warga yang dulu hilang, saya tidak bisa memastikan. Biar polisi yang bekerja. Yang jelas, lokasi penemuan itu bukan area pemakaman,” tegasnya.
Kapolsek Palmatak, Iptu Kristian, juga membenarkan penemuan tersebut. Pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan warga.
“Benar, ada laporan warga. Kami langsung amankan lokasi. Detailnya ditangani Unit Reskrim,” katanya singkat.
Polisi kini masih menyelidiki kasus ini, termasuk menelusuri kembali data lama terkait laporan orang hilang di wilayah itu.
Penemuan kerangka manusia ini membuat warga resah sekaligus penasaran. Mereka berharap aparat segera mengungkap identitas kerangka agar misteri ini bisa terjawab. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GALIH ADI SAPUTRO