Buka konten ini
KUALA LUMPUR (BP) – Di sini, para legislator jadi sorotan tajam karena berbagai tunjangan dan perilaku serta pernyataan kontroversial mereka. Sedangkan di dua negeri jiran, Malaysia dan Singapura, para politisi dibuat repot dengan foto dan video pornografi palsu yang dibuat dengan bantuan akal ilmiah (AI).
Sejumlah anggota parlemen Singapura lebih dulu mengalaminya. Mengutip Channel News Asia, mereka menerima surat elektronik berisi foto yang menampilkan potongan wajah mereka dalam posisi intim dengan perempuan.
Mereka diminta mentransfer sejumlah uang atau foto akan disebar. Seorang legislator yang tak disebutkan namanya jadi korban karena terlanjur mengirim uang 20 ribu dolar Singapura (sekitar Rp257 juta).
Sekarang, itu dialami sejumlah politisi Malaysia. Berdasarkan keterangan Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, setidaknya 10 politisi mengaku telah menerima email berisi video pornografi buatan AI yang menampilkan wajah mereka.
Yang ikut jadi korban, lanjut Fahmi, di antaranya Rafizi Ramli eks menteri ekonomi sekaligus legislator Pandan, legislator Subang Wong Chen, legislator Petani Taufiq Johari, dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Adam Adli. “Begitu pula Najwan Halimi serta Fahmi Ngah anggota dewan di Selangor, Senator Selangor Manolan Mohamad, dan anggota majelis di Kulim, Wong Chia Zen, pun demikian,” kata Fahmi, seperti dikutip Channel News Asia.
Mengutip Free Malaysia Today, Kepolisian Johor juga mengonfirmasi bahwa legislator Tebrau Jimmy Puah pun menerima email serupa. Si pengirim meminta uang RM 470 ribu (sekitar Rp1,8 miliar). “Kasus ini dilaporkan hari ini (kemarin), dan kami tengah menyelidikinya,” kata Kepala Kepolisian Johor, Ab Rahman Arsad.
Sejumlah media Malaysia juga melaporkan bahwa Wakil Menteri Chan Foong Hin turut menjadi korban. Begitu pula legislator Tasek Gelugor Wan Saifal Wan serta legislator Bangi Syahredzan Johan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO