Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Suasana RSUD Muhammad Sani mendadak geger, Senin (15/9) pagi. Seorang pasien berinisial J, 26, ditemukan tewas di pekarangan belakang rumah sakit sekitar pukul 05.55 WIB. Diduga, pemuda asal Karimun itu mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari lantai empat.
Me, adik angkat J, mengatakan sang kakak sudah lama terlihat cemas dengan penyakit yang dideritanya. “Dia sering gelisah dan susah tidur. Bahkan sudah seminggu tidak tidur. Waktu periksa kesehatan ke rumah sakit, dia sendiri yang minta untuk dirawat,” ujarnya kepada Batam Pos.
Menurut Me, kakaknya diketahui menderita penyakit paru-paru. Namun, detail kondisi kesehatan lebih banyak diketahui oleh tante mereka yang ikut mendampingi J selama perawatan. “Sebelum ditemukan meninggal, sebenarnya ada yang menjaganya. Tapi abang angkat saya minta ditinggal sebentar. Tidak lama kemudian, terjadi kejadian itu,” tuturnya.
Ia menambahkan, sebelum pulang ke Karimun, J sempat menjalani perawatan selama 20 hari di sebuah rumah sakit di Probolinggo, Jawa Timur. “Dia kerja di kapal ikan di sana dan biasanya pulang ke Karimun setahun sekali. Saat saya menjenguk, dia bilang ‘tolong jagain ibu’. Dari situ saya tahu dia sangat cemas dengan sakitnya,” kata Me dengan mata berkaca-kaca.
Direktur RSUD Muhammad Sani, dr Dedi Abrianto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan J baru masuk rumah sakit sejak Jumat (12/9) dan dirawat di kamar 410.
“Dengan kejadian ini, manajemen akan melakukan evaluasi. Salah satunya kemungkinan mengunci jendela di setiap ruang rawat inap agar tidak bisa dibuka. Tentunya tetap harus sesuai standar pelayanan rumah sakit,” ujarnya.
Kapolsek Tebing, AKP S. Kaban, menyampaikan pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari pihak rumah sakit.
“Setiba di sana, kami menemukan korban sudah tergeletak dalam posisi telungkup di pekarangan rumah sakit. Dari hasil penyelidikan awal, diduga pasien bunuh diri karena depresi terkait penyakit yang lama dideritanya,” jelasnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO