Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Iklan pemerintah yang muncul di bioskop memicu prokontra. Pemerintah menganggap iklan layanan masyarakat itu hal yang wajar. Namun, sebagian orang menganggapnya mirip kebiasaan orde baru.
Iklan pemerintah itu menampilkan cuplikan kegiatan Presiden Prabowo Subianto. Ada juga paparan tentang keberhasilan program-program pemerintah. Mulai Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga koperasi desa merah putih. Video berdurasi sekitar 1 menit itu muncul sebelum pemutaran film utama di bioskop. Menurut informasi, kontrak iklan tersebut hanya seminggu, 9-14 September.
Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi) Meutya Hafid, Senin (15/9), menyatakan bahwa komunikasi publik harus berjalan. “Kami melihat ini dalam bentuk transparansi publik,” katanya usai rapat di DPR.
Meutya menyebut publik harus tahu pemerintah sudah menjalankan program apa saja. Termasuk bagaimana pelaksanaan program itu. “Salah satu tugas pemerintah adalah melakukan komunikasi dan juga transparansi program-program,” tuturnya.
Lebih lanjut, komunikasi publik bisa dijalankan dengan banyak hal. Menurutnya, hal itu bukan hanya tanggung jawab Kementerian Komdigi, tapi juga Kantor Komunikasi Presiden (PCO) dan instansi lain.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa video tersebut merupakan hal yang lumrah. “Sepanjang tidak melanggar aturan, tidak mengganggu kenyamanan, keindahan, maka penggunaan media publik untuk menyampaikan sebuah pesan tertentu sebuah hal yang lumrah,” katanya.
Dukungan juga disampaikan Anggota DPR Danang Wicaksana. Dia menilai pemerintah perlu melakukan berbagai terobosan agar informasi dan capaian program dapat tersampaikan secara luas. “Saya kira video (di bioskop) itu bagus. Tidak ada yang salah. Kan bioskop merupakan bagian ruang publik,” ujarnya.
Menurutnya, jika komunikasi tidak dilakukan dengan baik, publik akan bertanya apa saja capaian kinerja pemerintah. “Karena banyak masyarakat di tengah kesibukan memang butuh informasi di berbagai ruang publik,” tutur anggota Komisi V itu
Sementara itu, iklan pemerintah di bioskop itu menjadi viral di media sosial. Beberapa akun centang biru di Instagram mengunggah cuplikan video itu. Misalnya akun catatanfilm.
Postingan itu memantik beragam komentar netizen. Sebagian mengkritik iklan tersebut.
“Makin males buat nonton,” tulis akun oviekr. ’’Kemarin nonton Conjuring, gue udah teriak duluan pas video ini muncul’’ tulis akun pribadivanesa. ”Selama ini orang ke bioskop itu untuk cari hiburan, bukan disuguhi propaganda politik seperti ini,” tulis akun lain. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG