Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Tanjungpinang masih cukup tinggi. Sepanjang Januari hingga Agustus, tercatat 85 kasus kecelakaan terjadi di wilayah ini.
Dari jumlah tersebut, 10 orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan 152 orang lainnya luka ringan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024, jumlahnya relatif sebanding.
“Ada 10 orang meninggal dunia. Untuk kerugian materiel akibat kecelakaan jumlahnya juga bervariasi,” ujar Kepala Unit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Wery Wilson Marbun, Senin (15/9).
Menurut Marbun, korban meninggal dunia mayoritas berusia 30 hingga 60 tahun.
Sementara korban luka ringan kebanyakan dialami kalangan remaja. Jika dibandingkan dengan Januari–Agustus 2024, jumlah kasus tahun ini bahkan mengalami sedikit penurunan. “Dari data, memang ada penurunan dibanding tahun lalu,” jelasnya.
Marbun menambahkan, kelalaian pengendara masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Selain itu, faktor cuaca juga ikut berkontribusi.
“Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati di jalan, selalu mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan,” tegasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO