
Banyak remaja seusianya masih sibuk mencari arah hidup. Namun, Sharon memilih jalan berbeda. Di usia 18 tahun, ia sudah menjejak dunia bisnis lewat Lacherie Bakes, usaha tart buah yang tak hanya indah dipandang, tetapi juga manis mendatangkan keuntungan.
Di balik setiap gigitan pastry tart buah, tersimpan harmoni antara kelembutan adonan renyah dan segarnya potongan buah yang berwarna-warni. Perpaduan manis alami buah dengan gurihnya krim membuat tart ini bukan sekadar hidangan penutup, melainkan karya seni kecil yang memanjakan mata sekaligus lidah.
Berawal dari hobi dan minat terhadap baking, Sharon, yang baru berusia 18 tahun, memutuskan untuk berjualan pastry, sejak Juni 2024. Sharon mengaku, sedari kecil ia sering membantu mamanya di dapur dan sering menonton video tutorial di YouTube. Lalu setelah lulus sekolah, Sharon mengikuti kursus khusus pastry di Batam, dan juga pernah mengikuti kelas baking di luar negeri.
“Untuk baking memang tertarik dari kecil, dan senang bikin makanan yang berbau pastry,” ungkap Sharon.
Sharon menamai usahanya dengan sebutan Lacherie Bakes, ia mengambil dari kata Cherie, yang dalam bahasa French artinya darling atau beloved, karena awalnya ia membuat pastry untuk orang-orang terdekat yang ia sayangi. Selain itu, Sharon berharap produknya ini bisa menjadi simbol kasih sayang baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
“Sekarang lagi fokus bangun lacheriebakes, terima orderan dari customer, open po, dan r&d produk,” bebernya.
Saat ini, Sharon memang fokus untuk membuat tart buah, tapi tidak menutup kemungkinan kedepannya akan ada produk-produk terbaru yang akan launching, untuk harga tart cukup bervariasi mulai dari 85 ribu.
daftar harga tart:
• Box of 9 85k
• 16 cm Ring 160k
• Mix Mini 20pcs 180k
•Mix Mini Cup 16 pcs 220k
• Mix Large 250k
“Biasanya untuk acara birthday atau gathering customers pesen yang mix large, ada juga yang hanya untuk camilan teman ngeteh sore, biasanya customers pesen yang isi sembilan,” sebutnya.
Awalnya Lacherie Bakes open PO setiap 2 hari sekali, tapi sekarang customers bisa order minimal h-2, sedangkan untuk rekor terbanyak ia pernah membuat orderan 100 buah dalam sehari, dan pada saat lebaran tembus hingga 30 boks. Untuk produksi Lacherie Bakes saat ini masih tempat utama dan jualan dari rumah secara online, customers bisa order melalui Instagram @lacheriebakess dan WhatsApp yang tertera di bio Instagram.
“Untuk modal usaha kira-kira di bawah 10 juta, sedangkan omzet kurang lebih di angka 20 juta per bulan,” sebutnya.
Sharon mengatakan, karena saat ini produknya masih fokus di tart, ia tidak merekomendasikan untuk dibawa ke luar Batam, karena tart berisi cream dan buah, yang disarankan untuk dimakan segera dan membutuhkan penyimpanan di kulkas, jadi kalau dibawa keluar kota akan lebih riskan untuk rusak atau hancur.
“Tapi tetap saja kemarin ada yang handcarry ke Singapore dan Jakarta karena ingin mencoba, tetapi tetap sebelumnya saya selalu mengatakan tidak rekomen,” paparnya.
Menurutnya, setiap usaha itu pasti akan ada suka dukanya, akan ada hari di mana bisnis tidak berjalan lancar, kadang naik kadang turun. Sharon selalu melihat sisi baiknya, misalnya saat sepi orderan ia akan Research and Development (R & D) atau Penelitian dan Pengembangan dan terus memperbaiki dengan menerima masukan-masukan dari pelanggan.
“Happy-nya saat dapat feedback yang bagus dari customers, dan mereka percayain kita untuk ngerayain momen spesial mereka dengan produk kita,” ujarnya senang.
Selain itu, baginya usaha khususnya di bidang Food and Beverage (F&B) itu adalah bidang yang sangat kreatif dalam berinovasi dan menantang, membuat kita terus berkreasi dengan rasa, bentuk, maupun tampilan dari produk yang diciptakan, dan menurutnya jangan ragu jika sudah yakin dengan diri sendiri, karena lebih baik memulai daripada tidak sama sekali.
“Learn as you go, jangan tunggu saat semua sudah perfect, karena momen perfect itu diciptakan oleh kita sendiri, dan dari momen itulah kita bisa belajar dari kesalahan dan improve,” ucapnya.
Sharon berharap, bisa membawa hobinya ke jenjang yang lebih serius, dan semoga Lacherie Bakes bisa lebih dikenal banyak orang, semakin berkembang, semakin banyak juga yang suka sama produknya, dan orang-orang yang mencoba pastrynya bisa ikut merasakan kebahagiaan yang sama seperti saat dirinya membuatnya.
“Targetnya dalam waktu dekat ingin punya baking studio sendiri yang diisi dengan bahan-bahan dan printilan baking, dan semoga kedepannya bisa punya kafe sendiri,” imbuhnya mengakhiri perbincangan. (***)
Reporter : TIA CAHYA NURANI
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI