Buka konten ini

TANGERANG SELATAN (BP) – Ledakan hebat mengguncang kawasan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, pada Kamis (12/9). Peristiwa itu diduga berawal dari beberapa rumah di Jalan Talas Cipayung RT 03/RW 01.
Akibat ledakan, delapan rumah warga rusak, dengan empat di antaranya dalam kondisi parah. Sebanyak tujuh orang menjadi korban luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, 52 warga lainnya dievakuasi dan kini mengungsi. Hingga saat ini, penyebab ledakan masih belum terungkap.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, para pengungsi ditampung di Masjid Daarun Naiim. Pihak BPBD juga telah menyiapkan dapur umum serta pasokan makanan bergizi dan sembako untuk kebutuhan hingga satu pekan ke depan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangsel, Essa Nugraha, menyampaikan, bantuan darurat diberikan untuk menjamin kebutuhan dasar warga terdampak.
Sementara itu, Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang menyebut, dari tujuh korban luka, tiga orang mengalami cedera berat dan mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Empat korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.15 – 05.30 WIB. Warga mengaku suara ledakan terdengar hingga radius 500 meter. Ledakan berasal dari deretan rumah petak milik beberapa keluarga yang juga menjadi korban luka.
Suryani, warga yang tinggal di depan gang menuju lokasi kejadian, menuturkan momen ledakan. “Suaranya keras sekali, batu bata rumah sampai terpental keluar. Setelah itu, asap hitam tebal membubung dari rumah yang meledak,” ungkapnya.
Saat ini, tim kepolisian bersama Puslabfor Mabes Polri masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab ledakan. Area dalam radius 10 meter dari titik ledakan telah dipasang garis pengaman. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO