Buka konten ini

BINTAN (BP) – Masyarakat Bintan Enau menggelar Kenduri Adat Gunung Bintan di Masjid Al Munawwarah, Kampung Bintan Enau, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Kamis malam (11/9).
Kegiatan ini menjadi rangkaian pembuka Bintan Trekking and Fun Trail Run 5K 2025, yang berlangsung pada 12 dan 13 September 2025 di kawasan Pemancingan Poyotomo, Bintan.
Kenduri adat digelar untuk memohon keselamatan serta doa tolak bala bagi masyarakat setempat.
Sekretaris Daerah Bintan, Ronny Kartika, mengatakan tradisi ini telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Melayu di kaki Gunung Bintan. Kini, tradisi tersebut dikolaborasikan dengan event pariwisata untuk mempromosikan keindahan alam sekaligus melestarikan budaya.
“Gunung Bintan ini bukan sekadar bagian dari alam, tetapi memiliki nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang sangat kaya. Karena itu, kita kolaborasikan dengan event pariwisata,” ujarnya.
Ronny menambahkan, Bintan Trekking and Fun Trail Run 5K 2025 bukan hanya ajang olahraga dan pariwisata, tetapi juga kesempatan bagi kampung-kampung di sekitar Gunung Bintan untuk dikenal luas.
“Kampung-kampung di Bintan memiliki keindahan luar biasa. Makanya, kita maksimalkan sebagai destinasi wisata unggulan, sehingga keunikan dan kekayaan budaya kita bisa dikenal lebih luas,” tambahnya.
Dengan potensi alam, adat, budaya, dan sejarah yang kaya, event ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bintan sekaligus memperkuat promosi pariwisata daerah. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO