Buka konten ini

RIMINI (BP) – Marc Marquez punya sejarah rivalitas cukup kuat dengan Valentino Rossi. Tetapi, justru saat tampil di hadapan pendukung Rossi itulah, Marc kerap kali menunjukkan performa apik. Seperti misalnya di Sirkuit Misano, San Marino, Italia. Pembalap 32 tahun itu sudah empat kali menang di sana. Dia mengungguli Rossi yang ‘hanya’ meraih tiga kali kemenangan.
Nah, Marc berpeluang besar mempertajam catatan apiknya saat kembali ke Misano pada 12-14 September akhir pekan ini.
“Balapan di Catalunya sangat hebat, di trek yang, setidaknya di atas kertas, tidak ideal untuk karakteristik saya, kami (masih bisa) meraih kemenangan di Sprint dan posisi kedua di GP,” kata Marquez dikutip dari Crash.
“Misano, di sisi lain, adalah trek yang lebih cocok dengan gaya saya, saya akan mendedikasikan akhir pekan ini untuk semua penggemar Ducati.”
Ya, Marc tahu jika dia tidak akan mendapat sambutan ramah di Misano. Meski begitu, kemenangan bisa jadi kado untuk penggemar Ducati. Itu akan jadi pelengkap setelah pekan lalu Ducati telah memastikan gelar konstruktor. Kebetulan, Misano hanya berjarak satu setengah jam perjalanan darat dari markas Ducati MotoGP di Borgo Panigale, Bologna.
Lebih dari itu, kemenangan di Misano juga bisa jadi ‘pemanasan’ bagi Marc. Dia memiliki peluang untuk mengunci gelar juara dunia paling cepat di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang pada 28 September mendatang.
Kans Pembalap Italia
Sepanjang musim MotoGP 2025 baru ada dua pembalap Italia yang mampu meraih kemenangan. Yakni Francesco Bagnaia (Ducati) di Austin dan Marco Bezzecchi (Aprilia) di Silverstone. Ke-duanya, akan jadi tumpuan utama pembalap Italia untuk meraih kemenangan di kandang.
Selain itu, ada juga Enea Bastianini (KTM Tech 3) yang berhasil meraih podium di Catalunya pekan lalu. Lalu, Luca Marini, adik Valentino Rossi, juga jadi sorotan. Meski peluangnya meraih kemenangan cukup tipis, tapi pembalap Honda HRC itu tampil apik dengan catatan 44 poin dalam lima seri balapan terakhir. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG