Buka konten ini

BEIJING (BP) – Jamuan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, kepada Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, di Zhongnanhai, kompleks politik paling bergengsi di Beijing, pekan lalu (3/9) dianggap mengubah paradigma Beijing terhadap denuklirisasi. Tiongkok yang selama bertahun-tahun mendukung Semenanjung Korea bebas nuklir, kini seperti mengakui nuklir Korut.
“Tiongkok secara enggan, tetapi dengan jelas, telah meninggalkan komitmennya terhadap tujuan menciptakan Semenanjung Korea tanpa senjata nuklir,” kata Tong Zhao, peneliti senior di Carnegie Endowment for International Peace, kepada CNN Kamis (11/9).
Terlebih, sepulang dari Beijing, Kim langsung menyaksikan uji coba mesin roket bertenaga tinggi untuk menggerakkan rudal balistik antarbenua terbaru, Hwasong-20. ”Korea Utara kini memiliki justifikasi untuk terus mempertahankan status kekuatan nuklirnya,” ucap Lim Eul-chul, profesor di Kyungnam University. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO