Buka konten ini
BATAM (BP) – Panitia seleksi jabatan tinggi pratama Pemerintah Kota Batam resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Senin (9/9). Dari sejumlah peserta yang mendaftar, empat nama dinyatakan lolos untuk melaju ke tahap berikutnya.
Keempat pejabat tersebut adalah Ardiwinata (Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata), Firmansyah (Penjabat Sekda Batam), Rudi Panjaitan (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika), dan Suhar (Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air). Nama mereka tercantum dalam surat resmi bernomor 02/PANSEL-JPT/BTM/09/2025.
Seleksi jabatan ini dibuka sejak 25 Agustus hingga 8 September melalui laman resmi BKPSDM Batam. Setelah pendaftaran, peserta harus melewati beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, asesmen, penulisan makalah, hingga presentasi dan wawancara. Hasil akhir dijadwalkan diumumkan pada 19 September mendatang.
Ardiwinata, yang kini menjabat Kadisbudpar, mengatakan keikutsertaannya dalam seleksi adalah bagian dari tanggung jawab aparatur sipil negara untuk terus berkembang. “Ini jabatan karier. Tantangannya tentu lebih berat, tapi intinya semua punya peluang selama memenuhi syarat. Yang terpenting, kita bisa berbuat lebih banyak untuk Kota Batam,” ujarnya.
Ia menegaskan, tidak ada persaingan yang meruncing di antara para peserta. Sebab, semua pejabat yang lolos adalah sosok berkompeten.
“Harapan saya yang terbaik untuk Batam. Kita hanya ingin mendukung program-program pemerintah di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad,” tambahnya.
Sementara itu, Rudi Panjaitan menilai seleksi ini merupakan kesempatan sekaligus kewajiban bagi setiap ASN untuk mengukur kemampuan diri. “Tak ada yang perlu ditakuti. Seleksi ini justru bisa menunjukkan sejauh mana kapasitas kita.
Kalau pun nanti tidak terpilih, itu jadi pengalaman berharga,” kata Kepala Diskominfo Batam itu.
Rudi juga menekankan pentingnya optimisme. Menurutnya, jabatan Sekda merupakan posisi strategis yang berperan mengakselerasi pembangunan Batam ke depan.
“Kita harus melihat seleksi ini sebagai peluang untuk berkolaborasi, memperkuat koordinasi dengan DPRD, Forkopimda, hingga kementerian. Sekda harus punya jiwa manajerial yang kuat,” ujarnya.
Suhar, salah satu calon Sekda, mengaku mengikuti seleksi semata-mata demi Batam. “Kita ikut mencoba peruntungan. Selanjutnya kita berserah,” katanya.
Ia menuturkan tidak merasa ada persaingan. Sebab, tiga calon lainnya adalah koleganya di Pemko Batam.
“Semuanya adalah orang-orang terbaik. Saya tak merasa ada persaingan di sini. Saya rasa yang lain juga begitu, semua untuk roda pemerintahan Batam,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Firmansyah. Birokrat ulung Batam itu menyebut, proses dan mekanisme seleksi akan dijalani sesuai aturan.
“Saya ikut sesuai mekanisme yang berlaku. Biarkan ini mengalir seperti air. Semuanya kawan,” katanya.
Selain seleksi Sekda, panitia juga mengumumkan hasil seleksi administrasi untuk jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Lima nama dinyatakan lolos, yakni Budi Hartoyo, Nur Amri Arif, Sri Miranthy Adisthy, Titin Yuniarti, dan Yudi Suprapto.
Untuk jabatan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, tujuh nama berhak melaju ke tahap berikutnya. Mereka adalah Chitra Widya, Damanhuri, Ghufron, Irwanto, Sri Miranthy Adisthy, Zul Arif, dan Zulkifli Aman.
Seluruh peserta yang lolos seleksi administrasi masih akan menghadapi tahap asesmen, penulisan dan presentasi makalah, serta wawancara. Hasil akhir pada 19 September mendatang akan menentukan siapa yang berhak menduduki kursi jabatan strategis di Pemko Batam. (*)
Reporter : Yashinta – Arjuna
Editor : RYAN AGUNG