Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Sebanyak 2.900 bibit pohon kelapa ditanam Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kepulauan Riau sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Bibit tersebut tersebar di empat daerah. Sebanyak 1.200 pohon ditanam di Tanjungpinang, 1.200 di Batam, 350 di Karimun, dan 150 di Dabok Singkep, Kabupaten Lingga. Lokasinya meliputi area masyarakat sekitar, lahan pertanian warga binaan, hingga lingkungan satuan kerja pemasyarakatan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kepri, Aris Munandar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penanaman pohon. Aksi tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, dan implementasi 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
“Penanaman ini punya makna yang mendalam. Sebuah ikhtiar bersama memastikan ketersediaan pangan sekaligus menjaga ekosistem lingkungan,” ujar Aris, Rabu (10/9).
Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga diarahkan untuk rehabilitasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat dan warga binaan agar lebih produktif dan mandiri.
Aris menambahkan, Kementerian Imipas menargetkan penanaman 360 ribu bibit kelapa di seluruh Indonesia. Upaya ini menjadi bagian dari hilirisasi kelapa untuk mendukung kemandirian pangan dan mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, adil, dan makmur.
“Kelapa bermanfaat untuk alam sekaligus memberi nilai ekonomi bagi masyarakat maupun warga binaan di masa mendatang,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO