Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Barelang mengimbau masyarakat yang beraktivitas di laut untuk meningkatkan kewaspadaan. Cuaca di wilayah perairan Batam dalam beberapa hari terakhir dilaporkan disertai hujan dan angin kencang.
Kasat Polairud Polresta Barelang, Kompol I Kade Dwi Suryawandika, meminta kru kapal motor kayu, nelayan, maupun tenaga kerja pelabuhan untuk menunda pelayaran ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan.
“Jangan memaksakan diri berlayar apabila cuaca tidak memungkinkan. Ini sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun penumpang lainnya,” tegas Kade, Rabu (10/9).
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan standar, seperti jaket pelampung (life jacket) atau pelampung cincin (life buoy), dalam setiap aktivitas di laut.
“Keselamatan adalah hal utama. Lengkapi selalu dengan life jacket sebagai perlengkapan standar sebelum berangkat melaut,” katanya.
Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah saat cuaca ekstrem. Terutama bagi pengendara sepeda motor agar mencari lokasi aman untuk berteduh ketika hujan lebat disertai angin kencang.
“Kurangi aktivitas di luar saat cuaca buruk, seperti hujan deras, angin kencang, dan petir. Jauhi area tiang listrik serta pohon besar yang berisiko roboh,” jelasnya.
Zaenal juga mengingatkan operator transportasi laut agar memastikan seluruh penumpang dilengkapi dengan alat keselamatan berlayar.
“Perhatikan selalu peringatan dini terkait cuaca ekstrem dan pantau perkembangannya melalui sumber resmi serta terpercaya,” tutupnya. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : RATNA IRTATIK