Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam memastikan distribusi gas melon atau LPG 3 kilogram, berjalan lancar. Namun, sejumlah warga di Kecamatan Bengkong mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut dalam dua pekan terakhir.
Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, menegaskan, pihaknya rutin melakukan pengecekan lapangan hingga tiga kali sepekan untuk memastikan ketersediaan gas.
“Gas LPG alhamdulillah tidak ada masalah. Kalau ada warga yang merasa sulit, tolong sampaikan di mana lokasi dan pangkalannya. Karena secara distribusi, Batam tidak ada kendala,” ujar Gustian, Rabu (10/9).
Ia menegaskan, apabila ditemukan pangkalan yang melanggar aturan atau tidak melengkapi dokumen, Pertamina akan memberikan sanksi tegas.
Gustian juga meminta masyarakat aktif melapor bila menemukan pangkalan bermasalah.
“Kalau ada masalah, cukup foto lokasi pangkalan, RT berapa, nanti langsung saya tindak lanjuti hari itu juga ke agen,” jelasnya.
Sementara itu, warga Bengkong mengaku mencari gas hingga ke Batam Center dan Batuampar akibat kesulitan menemukan gas melon dalam beberapa pekan terakhir. Mereka berharap pemerintah turun langsung meninjau kondisi di lapangan.
“Mama saya kesulitan mencari gas. Kami sampai cari ke Batam Center. Kalau bisa pemerintah cek langsung ke Bengkong,” ujar seorang warga.
Hal senada juga disampaikan Rifky, warga Bengkong lainnya. Ia menyebut kelangkaan sudah dirasakan sejak dua pekan terakhir.
“Dua minggu sebelumnya masih ada, walau tidak lancar. Tapi sekarang rata-rata tidak tersedia di warung-warung maupun agen,” ungkapnya. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK