Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Kondisi tanggul drainase induk di pinggir Jalan R Suprapto, Batuaji, kian memprihatinkan. Pantauan Batam Pos, Rabu (10/9), tebing drainase di depan Perumahan Cemara Sagulung atau tepatnya di seberang simpang SMKN 1 Batuaji, sudah banyak yang runtuh.
Tembok penguat atau batu miring juga terlihat jebol di beberapa titik. Kerusakan semakin parah setelah hujan deras disertai banjir sehari sebelumnya.
Air menghantam tanggul hingga menyebabkan tanah di bahu jalan terus amblas. Jika tidak segera ditangani, longsor dikhawatirkan meluas dan memutus akses jalan utama yang menghubungkan Mukakuning dengan Batuaji.
Asmin, warga sekitar, menyebut kerusakan itu sudah lama terjadi dan semakin memburuk dalam beberapa pekan terakhir.
“Awalnya hanya sebagian kecil yang retak. Sekarang hampir separuh tebing drainase sudah ambruk. Hujan deras kemarin mempercepat kerusakan,” ujarnya.
Selain tanggul, sejumlah pohon di bibir drainase juga ikut roboh, memperparah kondisi sekitar lokasi. Warga pun makin resah karena jalan tersebut merupakan jalur vital yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) Kota Batam, Suhar, sebelumnya mengakui persoalan kerusakan drainase tersebut. Ia menyebut perbaikan akan dijadwalkan sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran.
“Proyek normalisasi drainase sebagai upaya atasi banjir masih terus berjalan dan dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
Namun hingga Rabu sore, belum terlihat adanya upaya perbaikan di lapangan. Warga khawatir jika hujan deras kembali turun, kerusakan tanggul semakin meluas dan benar-benar memutus akses utama Batuaji. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK