Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Misteri hilangnya Sari Hardiani, guru Bahasa Inggris SMPN 63 Batam, akhirnya terungkap. Setelah dilaporkan hilang oleh suaminya sejak Sabtu (6/9), Sari ditemukan di sebuah penginapan di Tanjungpinang. Ia kini sudah kembali bersama keluarganya.
Kapolsek Sekupang, Kompol Hipal Tua Sirait, melalui Kanit Reskrim Ipda Riyanto menjelaskan, polisi telah melakukan pemeriksaan terkait kasus ini.
“Suaminya sudah mencabut pengaduan karena istrinya sudah ditemukan,” ujar Riyanto, Selasa (9/9).
Hasil pemeriksaan mengungkapkan, kepergian Sari dipicu permasalahan internal rumah tangga. Ia ingin berhenti mengajar karena merasa lelah, namun tidak mendapat restu dari suaminya. “Ada permasalahan pribadi dan keluarga yang jadi penyebab,” jelasnya.
Sebelumnya, Sari dilaporkan hilang setelah tidak kunjung tiba di sekolah tempatnya mengajar di Bengkong. Suaminya, Ghazie, terakhir melihat istrinya berangkat menggunakan ojek online dari rumah menuju Halte Tiban 3 untuk melanjutkan perjalanan dengan bus. Namun hingga siang, Sari tak kunjung muncul.
Khawatir dengan keselamatan istrinya, Ghazie melapor ke Polsek Sekupang dan menyebarkan informasi hilangnya Sari melalui media sosial lengkap dengan ciri-ciri fisik serta pakaian terakhir yang dikenakan. Setelah lebih dari 24 jam, laporan itu ditingkatkan menjadi laporan resmi kehilangan orang.
Dua hari kemudian, keberadaan Sari akhirnya terlacak. Ia ditemukan di Tanjungpinang dan langsung dijemput keluarganya. Polisi menegaskan, kasus ini dihentikan setelah laporan resmi dicabut oleh suaminya.
“Dengan ditemukannya korban, laporan dinyatakan selesai dan tidak dilanjutkan,” tutup Ipda Riyanto. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK