Buka konten ini

TOKYO (BP) – Perdana Menteri (PM) Jepang Shigeru Ishiba menyatakan niat mengundurkan diri, Minggu (7/9) untuk menghindari perpecahan di dalam partai yang berkuasa, Partai Demokrat Liberal.
Seperti dilaporkan televisi publik NHK, Ichiba terus diserang dari internal partai untuk bertanggung jawab atas kekalahan bersejarah dalam pemilihan parlemen pada Juli lalu.
Partai Demokrat Liberal juga berupaya mengadakan pemilihan kepemimpinan baru. Sebuah mosi tidak percaya terhadap Ishiba.
Sebelumnya, Ishiba menolak mundur karena menekankan perlunya menghindari kekosongan politik saat Jepang menghadapi tantangan besar, khususnya tarif impor Amerika Serikat. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO