Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Suasana penuh kebersamaan terasa di Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Minggu (7/9). Sejak pagi, puluhan warga membawa cangkul, parang, sapu lidi, dan keranjang sampah untuk mengikuti gotong royong (goro) massal yang digelar pihak kelurahan.
Lurah Tanjung Pinggir, Agus Sopian, mengatakan goro ini menjadi agenda rutin kelurahan dengan melibatkan perangkat RT/RW, tokoh masyarakat, hingga warga setempat. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar menjaga kebersihan lingkungan, melainkan juga mempererat silaturahmi antarwarga.
“Gotong royong adalah budaya bangsa yang harus kita jaga. Di era modern seperti sekarang, jangan sampai semangat kebersamaan ini hilang. Dengan goro, kita bisa menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, sekaligus memperkuat ikatan sosial,” ujar Agus.
Dalam kegiatan tersebut, warga membersihkan drainase yang tersumbat, memangkas semak belukar, hingga mengangkut tumpukan sampah di pinggir jalan. Beberapa titik rawan genangan menjadi fokus utama pembersihan. Tujuannya mengantisipasi banjir kecil dan mencegah berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah (DBD), terutama saat musim hujan. “Kami ingin memastikan saluran air lancar. Dengan begitu, risiko banjir dan sarang nyamuk bisa diminimalkan. Lingkungan bersih tentu membawa dampak baik bagi kesehatan,” tambahnya.
Antusiasme warga tampak dari banyaknya peserta. Bapak-bapak, ibu rumah tangga, hingga pemuda ikut terlibat. Selain membersihkan, warga juga menata taman kecil agar terlihat lebih asri. Bahkan, sejumlah ibu-ibu menyiapkan makanan dan minuman sederhana sebagai dukungan bagi peserta goro.
Agus menegaskan, kelurahan akan terus mendorong kegiatan semacam ini digelar secara berkesinambungan. Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan tidak hanya saat goro, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.
“Gotong royong jangan hanya dianggap kegiatan sesaat. Harus ada kesadaran dari tiap keluarga untuk tidak membuang sampah sembarangan, merawat halaman, dan menjaga kebersihan bersama. Jika itu dilakukan, Tanjung Pinggir akan menjadi wilayah yang sehat, nyaman, dan indah,” tutur Agus.
Kegiatan ini turut diapresiasi Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Sekupang, Odit Kusmar Lubis. Ia menilai semangat kebersamaan warga Tanjung Pinggir patut menjadi teladan bagi kelurahan lain.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain menjaga kebersihan, goro juga memperkuat kekompakan masyarakat. Saya berharap kelurahan lain di Sekupang bisa meniru semangat warga Tanjung Pinggir hari ini,” ucap Odit. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK