Buka konten ini
NONGSA (BP) – Libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian ke berbagai daerah. Sejak Jumat (5/9) pagi, arus penumpang di Pelabuhan Telaga Punggur, Nongsa, melonjak, baik di terminal domestik maupun pelabuhan ASDP Roro.
Kepala Syahbandar Pelabuhan Punggur, Deni Cahyadi, mengatakan, lonjakan terjadi hampir di semua lini. Tak hanya penumpang feri, kendaraan roda dua dan roda empat juga meningkat.
“Sejak pagi sudah terlihat lonjakan. Kapal-kapal yang berangkat dipadati penumpang. Kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, juga mengalami peningkatan,” ujar Deni, kemarin.
Lonjakan ini diperkirakan berlangsung hingga jadwal keberangkatan terakhir. Namun, jumlah pasti penumpang baru dapat dipastikan setelah semua kapal selesai beroperasi pada malam hari.
Untuk mengantisipasi kepadatan, syahbandar bersama operator pelayaran menambah jadwal keberangkatan atau extra trip. Tambahan ini khusus untuk kapal roro yang melayani penyeberangan kendaraan dan penumpang.
“Hari ini (kemarin) ada penambahan satu kapal roro ekstra untuk mengurai penumpang dan kendaraan. Langkah ini diambil agar tidak terjadi penumpukan berlebihan di dermaga,” jelasnya.
Deni menyebut lonjakan arus penumpang saat libur panjang sudah menjadi pola tahunan. Biasanya masyarakat memanfaatkan momen libur untuk pulang kampung, berlibur, atau menghadiri kegiatan keluarga di luar Batam.
Ia memastikan pihak syahbandar terus berkoordinasi dengan operator pelayaran demi menjaga kelancaran arus penumpang. “Keselamatan tetap nomor satu. Kami minta penumpang mengikuti arahan petugas, terutama terkait kapasitas kapal yang tidak boleh dilampaui,” tegasnya.
Salah seorang penumpang, Taufik, mengaku sudah mengantisipasi kepadatan dengan datang lebih awal. Ia bersama keluarga hendak menyeberang ke Tanjungpinang untuk berziarah ke makam orang tuanya.
“Kalau libur panjang memang pasti ramai. Makanya kami berangkat lebih pagi. Tadi antre cukup lama untuk masuk kapal, tapi untung masih kebagian tiket,” ujarnya.
Hujan Tak Ganggu Pelayaran Kapal Pompong
Hujan yang mengguyur Batam beberapa hari terakhir tak menyurutkan aktivitas di Pelabuhan Pancung Sekupang. Transportasi laut menuju Belakang Padang berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Iwan, warga Belakang Padang, mengaku sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. Ia tetap melanjutkan perjalanan meski hujan turun.
“Ini sudah sering terjadi. Kami tetap naik kapal seperti biasa. Apalagi setiap kapal sudah dilengkapi life jacket sesuai kapasitas penumpang, jadi tidak terlalu khawatir,” katanya, Jumat (5/9).
Sementara Yuli, warga Batam yang hendak menyeberang ke Belakang Padang, memilih menunggu bila cuaca memburuk. “Tak berani naik pompong kalau kondisinya parah,” ujarnya.
Para penambang kapal pancung juga mengimbau penumpang agar selalu menggunakan life jacket. Mereka menegaskan tak akan memaksakan perjalanan jika cuaca benar-benar ekstrem. (*)
Reporter : Yashinta – Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK