Buka konten ini

BATAM (BP) – Pemadaman listrik yang melanda wilayah Piayu belum lama ini ternyata disebabkan hal sepele yang kerap terjadi: layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik, ditambah pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, menjelaskan bahwa layang-layang masih menjadi biang utama gangguan listrik di Batam. Material plastik dan benang konduktif pada layang-layang bisa memicu arus pendek ketika bersentuhan dengan kabel.
“Jaringan listrik umumnya terdiri dari tiga kabel. Kalau benang atau plastik layang-layang menyentuh ketiganya sekaligus, langsung short circuit. Dampaknya merambat ke jaringan lain, dan proses perbaikannya tidak bisa instan. Karena itu pemadaman bisa berlangsung lama,’’ terang Samsul, Selasa (3/9).
Selain layang-layang, cuaca ekstrem juga memperbesar risiko. Bambu atau kayu pada rangka layangan yang basah bisa menghantarkan listrik, sementara pohon tumbang atau ranting yang menyentuh kabel membuat aliran listrik padam.
Atas nama manajemen PLN Batam, kami mohon maaf atas gangguan ini. Kami harap warga bisa lebih bijak, terutama mengingatkan anak-anak agar tidak bermain layangan di dekat jaringan listrik. Kami juga minta dukungan masyarakat untuk mengizinkan pemangkasan atau penebangan pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik demi mencegah padam berulang, tegas Samsul.
Waspada Bahaya Listrik
Hal senada disampaikan Senior Manager Unit Bisnis Distribusi dan Pelayanan PT PLN Batam, Rizal Azhari. Ia menegaskan bahwa jaringan listrik seharusnya steril dari sentuhan apa pun, baik pohon, layang-layang, maupun hewan.
”Bermain layangan di sekitar jaringan PLN sangat berbahaya. Benang logam atau gelasan, apalagi dalam kondisi basah, bisa menghantarkan arus dan membahayakan nyawa. Selain itu juga merusak kontinuitas pasokan listrik,” jelasnya.
Menurut Rizal, petugas PLN rutin membersihkan jaringan dari layangan yang nyangkut serta memangkas pohon yang mengganggu. Namun, di lapangan masih ada kendala.
”Sering kali harus koordinasi dulu dengan pemilik pohon. Padahal kalau sudah tumbang, kerugian dan gangguannya lebih besar,” katanya.
PLN Batam pun berharap dukungan penuh Pemko Batam untuk mengedukasi masyarakat agar tidak menanam pohon di dekat jaringan listrik, serta memberi izin pemangkasan bila tanaman sudah mengganggu.
”Banyak kasus pemadaman panjang terjadi akibat pohon tumbang menimpa kabel,” pungkas Rizal. (*/adv)
Reporter : GALIH ADI SAPUTRO
Editor : IMAN WACHYUDI