Buka konten ini


Anambas (BP) – Satu unit kapal jenis Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Anambas terbakar saat simulasi tanggap bencana di perairan Tanjung Momong, Desa Tarempa Timur, Rabu (3/9).
Dalam kapal tersebut ada lima petugas BPBD yang dipimpin langsung oleh Sekretaris BPBD, Wira. Beruntung, seluruhnya berhasil selamat. Insiden itu pertama kali diketahui Sigit, seorang warga yang berada di sekitar RSUD Tarempa. Sekitar pukul 10.45 WIB, ia melihat asap tebal membubung ke langit.
“Kami kira itu bagian dari simulasi bencana. Tapi lama-lama asapnya pekat hitam. Langsung saya kabari petugas,” ujar Sigit kepada Batam Pos.
Menurut Sigit, kapal BPBD yang terbakar itu berada persis di samping kapal Basarnas. “Untung ada kapal Basarnas yang posisinya dekat. Jadi petugas cepat dievakuasi, baru kapal nelayan ikut membantu,” jelasnya.
Kepala Pos Basarnas Anambas, Dwianto Bima Satria, mengaku sempat mengira kebakaran itu masih bagian dari skenario latihan.
“Ceritanya memang simulasi kapal terbakar lalu ada kapal lain yang menolong. Jadi awalnya kami kira masih latihan. Tapi kemudian terdengar bunyi ledakan,” kata Bima.
Mendengar ledakan itu, Basarnas segera menginstruksikan agar petugas BPBD melompat ke laut demi menyelamatkan diri. Langkah ini diambil untuk mencegah api merambat ke kapal Basarnas yang berada di dekat lokasi.
“Alhamdulillah semuanya selamat, tidak ada korban jiwa. Namun kapal beserta peralatan navigasi dan dua unit mesin Suzuki 200 HP ikut terbakar,” jelasnya.
Puing-puing kapal RIB milik BPBD kemudian ditarik KM Mina Maritim 166 ke pantai Tanjung Momong untuk dievakuasi. Seluruh badan kapal berbahan karet berlapis fiber hangus hingga tak tersisa. Kerugian ditaksir hampir Rp1miliar. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO