Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Jalan Pelantar Dua Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang menjadi akses utama truk bongkar muat di Pelabuhan Kuala Riau segera diperbaiki. Pekerjaan ini akan dibiayai melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kepri, Rodi Yantari, menyebut kondisi jalan tersebut sudah rusak parah. Pondasi pelantar yang berusia lebih dari 30 tahun mengalami korosi sehingga tidak lagi layak dilintasi.
“Total anggaran yang disiapkan Rp4,5 miliar. Perbaikan harus segera dilakukan karena kondisinya sangat membahayakan,” kata Rodi, Rabu (3/9).
Pada tahap awal, perbaikan difokuskan pada 25 meter jalan yang paling parah kerusakannya. Sementara sisa 180 meter akan ditangani pada 2026 mendatang. “Yang 25 meter ini kondisinya benar-benar darurat, jadi harus diprioritaskan,” ujarnya.
Akibat amblasnya jalan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjungpinang menutup total akses keluar truk dan kendaraan warga dari Pelabuhan Kuala Riau. Seluruh aktivitas bongkar muat dialihkan ke Pelabuhan Pelantar Satu. Bahkan, pengendara sepeda motor juga diminta tidak lagi melintas di jalur itu demi keselamatan. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO