Buka konten ini


HUJAN deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kepulauan Riau sejak Senin (1/9). Dampaknya cukup serius. Belasan rumah rusak, pohon tumbang, hingga satu warga mengalami patah kaki.
Di Kabupaten Bintan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 12 keluarga dengan total 35 jiwa terdampak. Kerusakan tersebar di Kecamatan Toapaya, Gunung Kijang, Bintan Pesisir, Bintan Timur, dan Bintan Utara.
”Belasan rumah rusak akibat angin kencang disertai hujan deras. Sejumlah pohon juga tumbang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah, Selasa (2/9).
Rinciannya, satu rumah di Kampung Jawa, Kecamatan Toapaya, tertimpa pohon. Di Bintan Pesisir, tiga rumah rusak, masing-masing satu unit di Desa Kelong dan dua rumah di Desa Air Glubi. Di Kecamatan Gunung Kijang, lima rumah warga dan satu penginapan kosong diterjang angin. Kerusakan cukup parah terjadi di rumah Bahar di Teluk Dalam. Bagian teras, dapur, ruang tamu, serta atap rumah hancur. Rumah Hery Yanto juga rusak setelah atap dapurnya tertimpa pohon.

Sementara itu, rumah Abdul Wahid dan Abdullah di Kawal Pantai serta rumah Saimun di Kampung Bansun mengalami kerusakan di bagian dapur dan kamar. Satu penginapan milik Zainuriah di Kawal juga porak-poranda dihantam angin.
Di Bintan Timur, rumah milik Syukur di Kampung Sungai Enam tertimpa pohon tumbang. Sedangkan di Bintan Utara, rumah Lia Wagiyah di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, juga rusak.
BPBD Bintan sudah melakukan penilaian kerusakan, mendata kebutuhan dasar, dan menyalurkan bantuan logistik. ”Masyarakat bersama unsur terkait ikut membantu pembersihan puing-puing, melakukan perbaikan darurat, dan memindahkan barang,” jelas Ramlah.
Ia mengimbau warga tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan. ”Wilayah rawan bencana hidrometeorologi perlu mewaspadai banjir, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, hingga berkurangnya jarak pandang,” tambahnya.
Dampak di Tanjungpinang dan Lingga
Cuaca ekstrem juga melanda Kota Tanjungpinang. Selasa (2/9) pagi, sebuah pohon di Jalan Ir. Sutami, Gang Vinus, tumbang dan menimpa garasi mobil warga sekitar pukul 09.00 WIB. Atap garasi rusak, namun tidak ada korban jiwa.
”Kami langsung turun ke lokasi sekitar pukul 11.00 WIB untuk evakuasi. Hanya kerusakan material, tidak ada korban,” kata Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang, M Yamin.
Selain itu, angin kencang merobohkan atap rumah warga di Kampung Bugis, serta menumbangkan pohon di Kelurahan Penyengat hingga menutup akses menuju kompleks makam Raja Haji Fisabilillah.
Tak hanya itu, sebuah pompong terguling dihantam ombak di Pelabuhan Senggarang. Beruntung, tujuh penumpangnya selamat.
Di Kabupaten Lingga, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Dabo Lingga memperingatkan potensi banjir rob di pesisir, khususnya wilayah Dabo Singkep dan sekitarnya.
Kepala Stasiun BMKG Dabo Lingga, Adi Istiono, menjelaskan, dalam empat hari ke depan hujan lebat dengan durasi panjang disertai angin kencang masih mungkin terjadi.
”Gangguan Indian Ocean Dipole (IOD) dan posisi matahari di sekitar ekuator membuat penguapan meningkat. Akibatnya potensi hujan lebih tinggi,” terangnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. ”Jangan berteduh di bawah pohon besar atau tua. Jika hujan deras berlanjut empat hari, ditambah pasang air laut, potensi banjir rob sangat besar,” tegasnya.
BMKG juga mengingatkan nelayan agar berhati-hati saat melaut. ”Kalau cuaca memburuk, sebaiknya segera kembali ke darat,” ujarnya.
Musibah di Karimun
Di Kabupaten Karimun, dua rumah warga di Kecamatan Buru rusak parah akibat tertimpa pohon, Senin (1/9) pagi. Rumah milik Sularno di Kelurahan Buru roboh dihantam pohon durian, sementara rumah Sapiah di Kelurahan Lubuk Puding hancur tertimpa pohon kelapa.
Camat Buru, Muhammad Rahendra, menyebut, Sapiah bahkan mengalami patah kaki kiri akibat tertimpa material bangunan yang roboh. ”Korban sudah dirawat di RSUD Muhammad Sani, kondisinya stabil,” jelasnya.
Warga bersama perangkat kelurahan langsung bergotong royong membersihkan reruntuhan dan menyalurkan bantuan darurat. Dinas Sosial Kabupaten Karimun juga sudah menyerahkan bantuan kepada keluarga terdampak. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO – MOHAMMAD ISMAIL – VATAWARI – SANDI PRAMOSINTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO