Buka konten ini
BIRMINGHAM (BP) – Bursa transfer di Inggris telah ditutup, Selasa (2/9), dengan pengeluaran 20 klub Premier League menembus GBP3 miliar (Rp66 triliun). Liverpool FC dan Chelsea memang menjadi bintang sebagai klub yang paling royal dan paling cuan dalam penjualan. Akan tetapi, bintang pada hari penutupan transfer kemarin layak disematkan kepada Aston Villa.
The Villans – julukan Aston Villa – melakukan transfer cerdas ketika klub yang didukung pewaris takhta Kerajaan Inggris Pangeran William itu mendapatkan tiga pemain gratisan. Bek tengah Victor Lindelof (eks Manchester United) yang berstatus free agent, serta meminjam winger Jadon Sancho (Manchester United) dan gelandang serang Harvey Elliott (Liverpool).
Bukan hanya itu. Klub asuhan Unai Emery itu tetap bisa mengandalkan kiper utama Emiliano Martinez. Kiper nomor satu timnas Argentina yang biasa disapa Emi itu urung pindah ke United. Sebab, The Red Devils – julukan United – memilih untuk mendatangkan kiper masa depan timnas Belgia Senne Lammens dari Royal Antwerp.
”Kami mendapatkan pemain yang sesuai kebutuhan tim,” kata Emery kepada Birmingham Live.
Monchi Kembali Beri Bukti
Dari total delapan pemain yang direkrut sepanjang musim panas, pengeluaran The Villans juga lebih sedikit ketimbang penjualan pemain. ’’Kedatangan Elliott, Sancho, dan Lindelof, merupakan bisnis menguntungkan,’’ sahut analis BBC Sport Nick Mashiter.
Sosok Ramon Rodriguuez Verdejo alias Monchi sebagai presiden operasional sepak bola kembali memberi bukti kepiawaiannya dalam bursa transfer. Monchi sudah punya reputasi hebat dalam bursa transfer sejak masih menjabat direktur sepak bola Sevilla FC pada era 2000-an sampai pergi pada 2017.
Newcastle Panic Buying
Ketika The Villans dianggap sebagai winners di hari terakhir bursa transfer musim panas, sebaliknya dengan Newcastle United yang dianggap sebagai losers.
Klub berjuluk The Magpies itu akhirnya gagal mempertahankan Alexander Isak yang dilepas ke Liverpool FC dengan nilai transfer termahal bursa musim panas, GBP125 juta (Rp2,75 triliun).
The Magpies yang sebelumnya ditolak striker seperti Viktor Gyokeres, Benjamin Sesko, Hugo Ekitike, hingga Liam Delap dan Jorgen Strand Larsen akhirnya melakukan panic buying.
Setelah menebus striker muda timnas Jerman Nick Woltemade, The Magpies mendatangkan Yoanne Wissa dari Brentford FC. Total harganya hampir mendekati nilai transfer Isak, GBP124 juta (Rp2,72 triliun).
”Aku harap mereka memberi tambahan kekuatan bagi kami musim ini,’’ kata tactician Newcastle Eddie Howe, dilansir dari Chronicle Live. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG