Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan Republik Indonesia ke-80 yang berlangsung di halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Selasa (2/9), menjadi momentum untuk menegaskan peran kejaksaan sebagai institusi hukum modern yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dalam amanat Jaksa Agung ST Burhanuddin yang dibacakan Kepala Kejari Batam, I Wayan Wiradarma, ditegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi atas amanah besar kejaksaan sebagai garda terdepan penegakan hukum.
“Peringatan ini bukan semata seremoni, melainkan momentum memperkuat kejaksaan sebagai institusi hukum modern yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” ujar Burhanuddin dalam amanatnya.
Burhanuddin menekankan, kejaksaan harus menjawab tantangan zaman dengan menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta dinamika masyarakat.
Ia juga menyoroti persoalan integritas aparat, keterbatasan transparansi, dan meningkatnya tuntutan publik terhadap keadilan. Karena itu, kejaksaan diminta berpegang pada tiga tujuan utama hukum: keadilan, kepastian, dan kemanfaatan.
“Ketiganya harus berjalan beriringan, tidak boleh ada yang dikorbankan,” tegasnya.
Selain sebagai penuntut umum, kejaksaan kini memikul tanggung jawab lebih kompleks, seperti pemberantasan korupsi, penanganan perkara narkotika, intelijen hukum, hingga pemulihan aset negara.
Pembaruan kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai sebagai kebutuhan mendesak. Menyinggung uji materi Undang-Undang Kejaksaan di Mahkamah Konstitusi, Burhanuddin menyebut hal itu sebagai tantangan sekaligus peluang memperkuat posisi kejaksaan.
“Kejaksaan harus hadir di garda terdepan penegakan hukum, bekerja untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kejari Batam, I Wayan Wiradarma, menegaskan pesan Jaksa Agung sejalan dengan kondisi Batam dan Kepulauan Riau yang memiliki dinamika perdagangan internasional.
Menurutnya, kawasan ini rentan terhadap tindak pidana korupsi, narkotika, dan kejahatan ekonomi lintas batas.
“Jajaran Kejari Batam akan terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menangani perkara. Pesan Jaksa Agung adalah pengingat agar kami tidak lalai dalam menjalankan amanah,” ujarnya.
Upacara peringatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama serta penghormatan kepada bendera Merah Putih. (*)
Reporter : Azis Maulana
Editor : RATNA IRTATIK