Buka konten ini

BATAM (BP) – Polsek Sekupang mengingatkan para pelajar di wilayah hukumnya agar tidak terlibat dalam aksi demonstrasi. Polisi menilai, keterlibatan pelajar dalam unjuk rasa rawan ditunggangi pihak tidak bertanggung jawab dan bisa merugikan masa depan mereka.
Imbauan itu disampaikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Harapan, Aiptu Syefriadi, saat menjadi pembina upacara di SMAN 1 Batam, Senin (1/9). Di hadapan ratusan siswa, ia meminta pelajar tidak mudah terprovokasi dan lebih memfokuskan diri pada pendidikan.
“Gunakan masa sekolah sebaik-baiknya untuk belajar dan meraih prestasi. Jangan terbujuk ajakan yang tidak jelas, apalagi sampai ikut kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik sekolah,” pesan Syefriadi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap, disiplin, serta pergaulan sehari-hari. Menurutnya, derasnya arus informasi digital membuat pelajar harus lebih berhati-hati, terutama terhadap ajakan melalui media sosial yang kerap dipakai untuk menggerakkan massa.
“Jauhi pergaulan negatif, tetaplah menjaga sikap, dan jangan mudah terprovokasi isu yang bisa memecah belah,” tegasnya.
Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, menyampaikan hal senada. Menurutnya, pelajar harus dilindungi dari keterlibatan dalam aksi-aksi yang berpotensi mengganggu masa depan mereka.
“Sinergi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian sangat penting agar siswa tetap fokus belajar dan tidak terseret arus demonstrasi,” ujarnya.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendekatan persuasif ke sekolah-sekolah. Melalui program pembinaan dan penyuluhan, polisi berharap para pelajar semakin memahami risiko serta bahaya jika terlibat dalam kegiatan yang tidak sejalan dengan tujuan pendidikan. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK