Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai diguyur hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut fenomena ini menandakan Kepri sudah memasuki musim penghujan.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, mengatakan intensitas hujan kini lebih merata di Kepri.
“Untuk hujan hampir merata di wilayah Kepri dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya, Selasa (2/9).
Menurut Ramlan, hujan deras disertai angin kencang turut memengaruhi tinggi gelombang. Ia mengingatkan masyarakat, terutama pengguna transportasi laut, agar memperhatikan kondisi cuaca yang bisa berubah kapan saja.
“Gelombang bisa cukup tinggi, apalagi di wilayah laut lepas seperti Anambas, Natuna, dan Tarempa. Begitu juga beberapa wilayah Kepri lainnya,” katanya.
Selain berdampak pada transportasi laut, cuaca ekstrem juga dapat memengaruhi kesehatan masyarakat.
“Perubahan cuaca yang drastis dapat memengaruhi daya tahan tubuh. Jadi penting menjaga stamina, cukup minum air putih, dan mengantisipasi risiko dehidrasi,” ucapnya.
Berdasarkan prakiraan maritim BMKG, periode Rabu (3/9) hingga Sabtu (6/9), terdapat potensi gelombang setinggi 0,4 hingga 1,7 meter di sejumlah perairan Kepri, termasuk Batam, Bintan, Lingga, hingga Natuna.
Sementara itu, di Kota Batam, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mengguyur sejak pagi hingga sore. Kondisi ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batam meningkatkan langkah mitigasi dan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Batam, M Farhan, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan BMKG Hang Nadim untuk memantau perkembangan prakiraan cuaca. Informasi peringatan dini segera diteruskan agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
“BPBD berperan sebagai koordinator di lapangan. OPD terkait punya tugas masing-masing yang saling melengkapi,” ujarnya.
DBM-SDA menangani genangan dan drainase, Dinas Perkimtan fokus membersihkan puing maupun pohon tumbang, Dinas Pemadam Kebakaran membantu evakuasi, sedangkan Dinsos menyiapkan bantuan awal bagi warga terdampak. Peran kecamatan dan kelurahan juga penting sebagai garda terdepan pelaporan dan penanganan awal.
BMKG memperkirakan cuaca di Batam pada Rabu (3/9) hingga Kamis (4/9) masih akan disertai hujan petir. Kecepatan angin bertiup dari arah tenggara 5–10 knot, sementara gelombang laut berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.
Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna kapal penyeberangan, diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk. (*)
Reporter : Yashinta – Arjuna
Editor : RATNA IRTATIK