Buka konten ini

BATAM (BP) – Udang merupakan salah satu makanan yang digemari dan memiliki banyak manfaat. Namun, banyak orang hanya mengonsumsi dagingnya dan membuang kulitnya.
Dilansir dari Journal of Tropical Fisheries, limbah kulit udang di Indonesia telah menjadi masalah pencemaran lingkungan karena pemanfaatannya yang kurang maksimal. Selama ini, kulit udang lebih sering diolah menjadi terasi, padahal ada beberapa inovasi lain untuk memanfaatkannya.
Berikut adalah 4 ide sederhana agar sisa kulit udang tidak terbuang sia-sia dan dapat mengurangi pencemaran:
1. Kaldu Bubuk
Langkah pertama untuk membuat kaldu bubuk adalah mencuci seluruh kulit udang terlebih dahulu. Setelah itu, rebus dengan waktu 15 menit dan lakukan pengeringan alami di bawah sinar matahari selama 1-2 hari.
Sangrai kulit udang yang sudah dikeringkan lalu blender dengan menambahkan 3-4 siung bawang putih.
Selanjutnya, sangrai kembali menggunakan wajan dan tambahkan garam secukupnya. Lakukan blender untuk kedua kalinya dan saring hingga halus menjadi bubuk.
2. Kerupuk
Jika ingin memanfaatkan kulit udang menjadi kerupuk dengan maksimal, kamu bisa mencampurkan bahan lain seperti tulang ikan. Dikutip dari jurnal.unpad.ac.id, pemanfaatan kulit udang dan tulang ikan secara bersamaan dapat meningkatkan asupan kalsium, mencegah osteoporosis, hingga penyakit jantung.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencuci bersih kulit udang dan tulang ikan, kemudian campurkan dengan tepung terigu, kunyit, bawang putih halus, serta air.
Masak menggunakan wajan sampai mengental dan campurkan tepung tapioka hingga tidak lengket. Bentuk adonan menjadi lonjong, kukus selama 15 menit, dan masukkan kulkas dengan durasi kurang lebih 8 jam.
Keluarkan adonan kerupuk dari kulkas, kemudian potong 0,5 cm dan jemur di bawah panas matahari selama kurang lebih 8 jam dalam dua hari. Dengan demikian, olahan kerupuk siap untuk digoreng dan dikonsumsi.
3. Bakso
Dilansir dari jurnal.fpik.umi.ac.id, berikut adalah langkah-langkah membuat bakso dari kulit udang:
Pertama, cuci bersih kulit udang dengan air mengalir. Haluskan menggunakan blender dan campurkan sedikit air.
Setelah itu, saring kulit udang yang sudah halus dan tambahkan dengan satu sendok teh garam, merica, 3 siung bawang putih, 5 siung bawang goreng, 1 ruas jahe, 2 butir telur, gula secukupnya, dan blender untuk kedua kali.
Proses selanjutnya adalah pembuatan adonan dengan menambahkan 500 gram tepung tapioka. Masukan tepung secara perlahan sembari mengaduk dan bentuk adonan menjadi bulat seperti bakso.
Setelah itu, rebus bakso selama 15 menit menggunakan panci dan dinginkan sebentar.
4. Kompos
Dilansir dari bisnisrakyat.id, menguraikan sisa kulit udang dapat dilakukan dengan pengomposan. Kulit udang mengandung nutrisi yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kualitas kompos.
Cuci kulit udang sampai bersih untuk menghindari bau tidak sedap dan hancurkan hingga menjadi potongan-potongan kecil.
Langkah selanjutnya, buatlah lapisan bahan berwarna coklat seperti jerami atau daun dan letakkan kulit udang di atasnya. Setelah itu, tambahkan lapisan hijau seperti sisa buah, sayuran, rumput, atau bubuk kopi. (*)
Reporter : JP Group
Editor : RATNA IRTATIK