Buka konten ini

Anambas (BP) – Pasar Tradisional Tarempa Barat yang sebelumnya kumuh dan terbengkalai akhirnya ditata ulang. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Anambas turun langsung membersihkan area pasar sesuai arahan Bupati Anambas, Aneng.
“Sudah dibersihkan. Kondisinya memang parah, banyak kayu, kardus, bahkan ada kotoran manusia yang kami temukan,” ungkap Kepala Disperindag Anambas, Masykur, Minggu (31/8).
Tak hanya kumuh, pasar tersebut sempat disalahgunakan menjadi tempat mesum pasangan muda-mudi. Karena itu, pemerintah daerah memberi perhatian serius agar fungsi pasar kembali seperti semula.
Ke depan, Disperindag membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berjualan di pasar tersebut. Bahkan, pihak ketiga juga dipersilakan mengelola agar pasar lebih tertata.
“Tujuannya jelas, agar pasar ini kembali ramai dan bisa menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Masykur.
Biaya sewa kios juga dibuat sangat terjangkau. Pedagang hanya dikenakan Rp100 ribu per bulan, di luar biaya kebersihan dan listrik.
Dengan penataan baru ini, Pemkab berharap Pasar Tarempa Barat kembali berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi warga. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO