NONGSA (BP) – DPD Real Estat Indonesia (REI) Batam kembali menggelar REI Batam Golf Tournament 2025 di Palm Springs Golf & Country Club, Nongsa, Sabtu (30/8). Ajang tahunan ini diikuti 210 peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta mancanegara, seperti Korea, Malaysia, dan Singapura. Ketua Panitia, Supriadi, mengatakan turnamen golf jadi agenda penting REI Batam untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Sekaligus memperkuat jejaring dengan komunitas golfer internasional.
“Pesertanya luar biasa, tahun ini tembus 210 orang. Kami juga membuka seluruh 27 hole, termasuk tujuh hole-in-one dengan hadiah spektakuler,” ujar Supriadi.
Hadiah hole-in-one yang disiapkan panitia antara lain mobil, rumah, hingga uang tunai. Khusus tahun ini, dua unit mobil disediakan dengan status on the road sehingga pemenang tidak perlu lagi menanggung biaya pajak.
“Panitia juga menyiapkan hadiah hiburan berupa peralatan golf, perlengkapan elektronik, hingga hadiah grand prize senilai ratusan juta rupiah,” tegasnya.
Dijelaskannya, turnamen berlangsung sehari penuh mulai pukul 12.30 WIB hingga sore. Usai pertandingan, panitia menggelar malam ramah tamah dan gala dinner bersama seluruh peserta serta sponsor pendukung, antara lain PLN, Bank Mandiri, BSI, BTN, BTN Syariah, BYD, JCO, Tanah Grup, hingga Paragon Hills dan banyak lainnya. Tak hanya olahraga, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi sosial.
“Kami mengajak peserta untuk berdonasi kepada PMI. Jadi selain bersilaturahmi, kegiatan ini juga punya nilai kemanusiaan,” tambah Supriadi.
Ketua DPD REI Batam, Robinson Tan, menegaskan turnamen ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga media promosi Batam sebagai destinasi investasi properti.
Batam berada di wilayah perbatasan dan kini sudah membuka peluang bagi warga asing untuk memiliki properti.
“Turnamen ini sekaligus menjadi ajang memperkenalkan Batam sebagai second home bagi ekspatriat,” kata Robinson.
Ia menjelaskan, REI ingin mendengar langsung kebutuhan para golfer yang mayoritas berasal dari kalangan menengah ke atas. Melalui interaksi seperti ini, pihaknya ingin menciptakan produk-produk properti yang sesuai kebutuhan pasar.
“Harapan kami, masyarakat, termasuk ekspatriat, merasa lebih aman dan nyaman berinvestasi di Batam,” pungkasnya. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI