Sabtu, 14 Februari 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

Ingin Manfaatnya Dirasakan Banyak Orang

Dewiqu Kombucha Minuman Sehat Penuh Manfaat

Berawal dari untuk konsumsi pribadi, dengan niat awal berharap bisa mengatasi masalah kesehatan yang ia alami, saat ini Dewi dan keluarganya sudah merasakan manfaatnya. Kini ia tak mau merasakan sendiri, orang lain juga harus mencoba minuman berkhasiat ini.

Ratna Dewi, atau kerap disapa Dewi, berusia 47 tahun, merupakan ibu rumah tangga yang mengaku mulai mengkonsumsi kombucha sejak tahun 2023, semua berawal dari dirinya sendiri yang mempunyai riwayat darah tinggi dan juga kolesterol.

”Tubuh saya merasa kurang nyaman setiap mengonsumsi obat kimia,” ungkap Dewi.
Lalu secara tidak sengaja, Dewi menemukan informasi dari sosial media, tentang minuman kombucha, atau orang kerap menyebutnya teh keabadian. Minuman yang dikonsumsi orang-orang zaman dahulu, yang katanya bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk yang dirinya alami.

”Dari situ saya mulai mempelajari dan bertekad untuk merutinkan konsumsi minuman kombucha ini,” ujar Dewi semangat.
Dewi menambahkan, kebetulan anaknya yang kuliah di bidang F&B, ternyata mengetahui tentang minuman kombucha ini, anaknya membawakan jamur yang bernama SCOBY (symbiotic Culture of Bacteria and Yeast) yang didapat dari temannya, untuk diberikan kepada Dewi yang kemudian diolah untuk membuat kombucha.

Dewi menjelaskan, kombucha dibuat dari teh hijau dan teh hitam yang diberi gula seperti membuat teh pada umumnya, kemudian ditambahkan dengan SCOBY, dan air starternya dengan perbandingan 25 persen tester dan 75 persen tehnya. Pastikan semua bahan yang dipakai dalam pembuatan kombucha harus disterilkan dulu dengan air yang mendidih, untuk membunuh kuman-kuman yang bisa merusak pembuatan kombucha nanti.

”Karena awalnya memang untuk konsumsi pribadi, jadi kombucha selalu ready stok, karena saya, suami, dan anak-anak juga selalu rutin minum kombucha, apalagi buat anak yang susah makan sayur, supaya BABnya lancar,” ungkapnya.

Dewi banyak mempelajari cara membuat kombucha dari media sosial, ia mulai memutuskan untuk berjualan kombucha sejak April 2025, dengan modal awal sekitar 1,5 juta. Memang baru berjalan beberapa bulan, sehingga sampai saat ini Dewi masih berjualan secara daring, dan bisa memesan dari DM Instagram @dewiqu_kombucha.

”Biasanya sekali buat itu 10 liter teh, ada rasa original yang selalu ready, sedangkan rasa rosela, telang, jahe, dan rempah harus PO dulu,” sebutnya.
Dewi bercerita, dalam pembuatan kombucha tidak selamanya berhasil, kombucha bisa berjamur yang disebabkan banyak hal, kalau sudah berjamur, scoby dan kombuchanya harus dibuang semua, dan toplesnya harus dicuci dan benar-benar disterilkan lagi.

Selain bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat, meningkatkan kesehatan pencernaan, dan membantu proses detoksifikasi pada tubuh, kombucha juga bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh, terlebih apabila dibuat dari teh hijau maka mengandung antioksidan kuat yang bisa membantu melawan radikal bebas.

”Saya ingin masyarakat lebih mengetahui tentang manfaat kombucha, dan kombucha dari saya bisa dirasakan manfaatnya sama banyak orang,” ucap Dewi penuh harap.

Dewi juga berharap, usahanya semakin berkembang dan mudah didapatkan di mana-mana, ia berharap semoga kombucha buatannya bisa masuk ke mal-mal dan supermarket yang ada di Kota Batam. ”Intinya tekuni dan yakini saja, dan jangan lupa cintai usahamu, karena kalau kita mencintai usaha kita, tidak akan berat untuk menjalaninya,” ucap Dewi mengakhiri perbincangan. (***)

Reporter : TIA CAHYA NURANI
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI