Minggu, 15 Februari 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

7 Cara Berhenti Overthinking, Bikin Hidup Lebih Tenang dan Bahagia

JAKARTA (BP) – Pernahkah kamu merasa sulit tidur karena otak tak berhenti memutar ulang berbagai kemung­kinan yang bahkan belum tentu terjadi? Inilah yang disebut overthinking, sebuah kebiasaan berpikir berlebihan yang membuat hidup terasa lebih berat dari seharusnya.

Banyak orang mengalami hal ini tanpa sadar, hingga akhirnya merasa cemas, tidak produktif, bahkan kehilangan kebahagiaan kecil dalam hidup sehari-hari. Overthinking memang sering dianggap sebagai tanda hati-hati atau teliti, tapi jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa berubah menjadi racun bagi kesehatan mental.

Riset menunjukkan bahwa terlalu banyak berpikir dapat meningkatkan stres, mengganggu kualitas tidur, hingga menurunkan rasa percaya diri. Dilansir dari laman Health Shots, tujuh cara agar kamu berhenti overthinking yang bisa kamu lakukan dengan mudah, dengan begitu hidup lebih tenang dan bahagia.

1. Mendengarkan Musik
Mendengarkan musik bukan hanya sekadar aktivitas hiburan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mental dan emosional. Musik terbukti mampu menjadi “pelarian” yang positif ketika seseorang sedang diliputi pikiran yang tidak menye­nangkan atau bahkan overthinking.

Ritme, lirik, dan melodi yang dihasilkan dapat merangsang otak untuk melepaskan hormon dopamin yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Hal inilah yang membuat musik sering digunakan sebagai terapi alami untuk membantu seseorang merasa lebih tenang, nyaman, dan rileks.

2. Pergi Jalan-Jalan
Ketika seseorang berjalan, tubuh akan merangsang pelepasan endorfin, yaitu hormon yang dikenal sebagai ”hormon bahagia” bekerja dengan cara menekan hormon stres dan menciptakan perasaan nyaman, tenang, serta bahagia. Itulah mengapa banyak orang merasa lebih rileks setelah berjalan-jalan, terutama di lingkungan yang asri seperti taman, hutan kota, atau area dengan pepohonan yang rindang.

Pergi jalan-jalan sering dianggap sebagai aktivitas sederhana, tetapi manfaatnya bagi tubuh dan pikiran sangat luar biasa. Saat seseorang berjalan, tubuh akan melakukan aktivitas fisik ringan yang membantu melancarkan peredaran darah serta meningkatkan kinerja jantung.

3. Berbicara dengan Seseorang
Berbicara dengan seseorang yang dipercaya, baik itu anggota keluarga maupun sahabat dekat, adalah salah satu cara paling efektif untuk meredakan overthinking. Dengan menyampaikan perasaan kepada orang lain, kita bukan hanya membagi beban, tetapi juga membuka ruang untuk mendapatkan sudut pandang baru yang mungkin sebelumnya tidak terpikirkan.

Hal tersebut sering kali menjadi solusi untuk kamu yang sering overthinking, berbicara dengan seseorang bisa menurunkan tingkat stress, mengurangi kebingungan, serta membantu kamu lebih tenang. Pada akhirnya, menjadikan komunikasi sebagai bagian dari cara mengelola diri adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan mental.

4. Menghabiskan Waktu di Alam
Cara paling efektif untuk kamu yang suka overthinking adalah dengan menghabiskan waktu di alam, suasana tenang, udara segar, dan keindahan pemandangan alam mampu memberikan efek relaksasi yang mendalam. Ketika berada di tengah alam, tubuh secara alami merespons dengan menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol, sehingga perasaan cemas dan tegang bisa perlahan berkurang.

Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki di hutan, bersepeda di pedesaan, atau bahkan berbaring di bawah pepohonan bisa membuat fokus berpindah dari masalah ke momen saat ini. Kehadiran alam mendorong kita untuk lebih mindful, memperhatikan detail kecil seperti kicauan burung atau gemerisik dedaunan sehingga akan lebih tenang.

5.Latihan Pernafasan
Latihan pernapasan dalam merupakan salah satu teknik sederhana namun sangat efektif untuk menenangkan pikiran dan tubuh. Saat kita menarik napas panjang dan dalam, tubuh akan merespons dengan mengaktifkan sistem saraf parasimpatik, yaitu sistem yang bertugas membawa tubuh ke dalam kondisi relaksasi.

Luangkan waktu beberapa menit setiap hari setiap bangun tidur, sebelum tidur atau saat akan melakukan aktivitas. Caranya dengan melakukan tarik nafas selama empat detik lalu hembuskan perlahan selama empat detik. Apabila kamu konsisten tubuh akan jauh lebih stabil dan tidak mudah overthinking.

6. Tidur Siang
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidur singkat di siang hari dapat membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengurangi risiko stres berkepanjangan. Memberi waktu bagi tubuh dan pikiran untuk berhenti sejenak dapat membantu seseorang lebih produktif, lebih fokus, serta terhindar dari dampak buruk overthinking.

Durasi tidur siang yang ideal sebenarnya tidak perlu lama, cukup sekitar 15 hingga 30 menit. Waktu singkat ini sudah mampu memberikan efek penyegaran, meningkatkan konsentrasi, serta memperbaiki suasana hati.

7. Mencari Solusi
Mencari solusi merupakan langkah penting untuk keluar dari lingkaran overthinking yang melelahkan. Banyak orang terjebak dengan terus-menerus memikirkan masalah tanpa henti, hingga akhirnya menimbulkan stres berlebih. Padahal, semakin kita berfokus pada masalah, semakin besar pula kecemasan yang muncul.

Setiap kali seseorang berhasil menemukan langkah perbaikan, sekecil apa pun, muncul rasa yakin bahwa dirinya mampu mengendalikan situasi. Hal ini penting untuk mengurangi rasa tidak berdaya yang sering muncul akibat overthinking. Dengan membiasakan diri berpikir solutif, pikiran menjadi lebih jernih, beban mental berkurang, dan keseharian terasa lebih ringan. (***)

Reporter : JP GROUP
Editor : ALFIAN LUMBAN GAOL