Buka konten ini

BATAM (BP) – Kabel telekomunikasi dan jaringan wifi yang menjuntai rendah di sepanjang Jalan Marina City kian meresahkan warga. Di beberapa titik, terutama di simpang masuk Perumahan Jupiter Marina, kabel-kabel tersebut hampir menyentuh aspal dan membahayakan pengendara yang melintas.
Kondisi ini makin mengkhawatirkan pada malam hari. Minimnya penerangan jalan membuat pengendara motor rentan terjerat kabel yang tidak terlihat jelas. “Ngeri memang kabel-kabel ini. Sepertinya tak diawasi oleh dinas terkait. Sangat berbahaya, apalagi di malam hari,” ujar Syuria, warga Marina, Kamis (28/8).
Tak hanya pengendara motor, kendaraan roda empat juga kerap terganggu. Banyak pengemudi terpaksa melambatkan laju atau mengubah jalur demi menghindari kabel yang menggantung rendah. Situasi ini sering memicu kemacetan singkat di titik-titik terdampak.
Persoalan kabel kendur bukan hanya terjadi di satu titik. Beberapa simpang di kawasan Marina City, bahkan hingga Batuaji dan Sagulung, mengalami kondisi serupa. Kabel yang semrawut dan tak tertata memperlihatkan lemahnya pengawasan penyedia layanan maupun instansi terkait.
“Kami berharap ada penertiban segera. Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki,” kata Nurmansya, warga lainnya yang juga resah. Ia menilai bahaya kabel kendur sama seriusnya dengan lubang jalan yang tidak segera ditangani.
Fenomena kabel semrawut memang menjadi masalah klasik di sejumlah kawasan Batam. Kurangnya koordinasi antara penyedia telekomunikasi dan pemerintah membuat penataan kabel nyaris tak terkontrol. Tak jarang, kabel yang sudah tidak digunakan dibiarkan menggantung dan semakin memperburuk kondisi jalan.
Warga mendesak pemerintah bersama operator telekomunikasi segera turun tangan. Penertiban dan pemangkasan kabel yang kendur dinilai mendesak agar keselamatan pengendara tidak terus terancam.
Jika dibiarkan, masalah ini bukan hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan serius. Warga berharap ada langkah cepat dan tegas agar kawasan Marina City dan sekitarnya kembali aman dan tertib. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK