Buka konten ini

NEW YORK (BP) – Janice Tjen harus mengakui keunggulan Emma Raducanu dalam babak kedua grand slam US Open, Kamis (28/8) dini hari. Bermain di Louis Armstrong Stadium, USTA Billie Jean King National Tennis Center, Janice takluk 2-6, 1-6, hanya dalam waktu satu jam. Sepanjang pertandingan, Janice terlihat kesulitan mengantisipasi servis Raducanu.
Seperti dilansir Associated Press, Raducanu berhasil mencatat delapan kali ace. ”Aku melakukan servis dengan sangat baik. Servis baik selalu membantuku. Seperti sudah menjadi bagian permainanku,” kata juara US Open 2021 itu di laman resmi WTA.
Selain servis, Raducanu yang ranking ke-36 dunia itu mampu meredam keunggulan bola-bola forehand Janice (ranking ke-149 dunia). Caranya, dengan menyerang backhand Janice tanpa henti. Meski punya slice backhand yang cukup oke, tetapi Janice sulit keluar dari tekanan.
”Raducanu melepaskan pukulan forehand-nya ke arah backhand Tjen dengan selalu ingin maju,” kata mantan petenis nomor satu Inggris Laura Robson kepada Sky Sports. ”Lalu, dia (Raducanu) mengembalikan servis ke baseline (garis terluar). Jika Anda adalah server (penerima) dalam situasi itu, maka Anda akan selalu berada di bawah tekanan,” ulas Laura.
Meski kalah, Janice mendapat pujian dari Raducanu. ”Dia petenis yang sangat hebat dan sudah mengalahkan beberapa lawan tangguh (di babak kualifikasi), serta menang atas petenis unggulan di babak pertama (Veronika Kudermetova). Jadi, aku yakin dia bisa mengembangkan diri dan memperoleh banyak kepercayaan diri dari turnamen ini,” tutur Raducanu. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG