Buka konten ini

Jakarta (BP) – Generasi Z, yang kini mulai memasuki usia produktif, dihadapkan pada tantangan besar, salah satunya adalah memiliki rumah. Dengan kenaikan harga properti yang signifikan, banyak yang merasa pesimis bahwa memiliki hunian sendiri hanyalah mimpi. Namun, apakah benar demikian?
Mitos dan Realita Kepemilikan Rumah Bagi Gen Z
Survei yang dilakukan oleh Pusat Data Properti Indonesia pada tahun 2024 menunjukkan bahwa 7 dari 10 Gen Z merasa sulit untuk membeli rumah dalam 5 tahun ke depan.
Namun, hasil dari Journal of Financial Planning menyebutkan bahwa perencanaan keuangan yang strategis sejak dini dapat menjadi kunci. Studi tersebut menyoroti pentingnya literasi keuangan dan disiplin menabung sebagai fondasi utama.
Penelitian lain dari International Journal of Real Estate Studies mengemukakan bahwa Gen Z cenderung lebih adaptif dan kreatif dalam mencari solusi, termasuk memanfaatkan program KPR (Kredit Pemilikan Rumah) khusus anak muda dan skema kepemilikan bersama. Ini membuktikan bahwa dengan strategi yang tepat, memiliki rumah bukanlah hal yang mustahil.
Tips Jitu Agar Gen Z Bisa Beli Rumah
Ada beberapa langkah konkret yang bisa Gen Z terapkan untuk mewujudkan impian memiliki rumah.
1. Tetapkan Target dan Disiplin Menabung
Langkah pertama adalah memiliki target tabungan yang jelas. Berapa harga rumah yang diinginkan dan berapa dana yang harus disisihkan setiap bulan untuk uang muka?
Menurut Financial Literacy Review (2021), mengalokasikan setidaknya 20-30% dari penghasilan untuk tabungan jangka panjang, termasuk dana darurat, adalah praktik yang sangat disarankan. Gunakan aplikasi pencatatan keuangan untuk memantau kemajuan dan pastikan untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu.
2. Manfaatkan Teknologi dan Inovasi Keuangan
Gen Z adalah generasi yang melek teknologi. Manfaatkan berbagai platform investasi digital untuk mengembangkan dana yang ada. Investasi di reksa dana, saham, atau bahkan deposito berjangka dapat membantu uang Anda berkembang lebih cepat dari inflasi. Jangan hanya mengandalkan tabungan biasa; biarkan uang Anda ”bekerja” untuk Anda.
3. Pahami Skema KPR dan Cari yang Cocok
Bank-bank kini menawarkan berbagai program KPR yang ramah Gen Z, seperti KPR dengan cicilan berjenjang, uang muka ringan, atau bahkan program subsidi dari pemerintah. Lakukan riset mendalam untuk membandingkan suku bunga, tenor, dan persyaratan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan bank atau agen properti yang terpercaya.
4. Cari Sumber Penghasilan Tambahan
Selain gaji utama, memiliki penghasilan tambahan (side hustle) bisa mempercepat akumulasi dana. Entah itu dengan menjadi freelancer, berjualan online, atau memulai bisnis kecil-kecilan. Penghasilan ekstra ini bisa langsung dialokasikan untuk tabungan uang muka atau cicilan.
5. Pertimbangkan Skema Kepemilikan Alternatif
Jika membeli rumah secara mandiri terasa berat, pertimbangkan skema kepemilikan alternatif seperti patungan dengan pasangan atau bahkan orang tua. Beberapa pengembang properti juga menawarkan apartemen studio atau rumah berukuran kecil yang lebih terjangkau sebagai langkah awal.
Waktunya Ambil Tindakan!
Jangan biarkan impian memiliki rumah hanya menjadi angan. Dengan perencanaan yang matang, disiplin, dan pemanfaatan teknologi, Gen Z bisa membuktikan bahwa mereka mampu mewujudkan impian tersebut.
Mulailah perjalananmu sekarang juga! Temukan panduan lengkap dan konsultasi gratis untuk membeli rumah impianmu. (***)
Reporter : JP Group
Editor : Iman Wachyudi