Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Harapan warga Tanjungpinang dan Bintan untuk menikmati layanan air bersih segera terwujud. Sebanyak 3.000 rumah calon pelanggan baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri akan dipasang aliran air bersih.
Pemasangan ditargetkan rampung Februari 2026. Komitmen ini disampaikan setelah pertemuan anggota DPRD Kepri, Rudy Chua, dengan manajemen PDAM Tirta Kepri, Kamis (28/8).
“PDAM Tirta Kepri akan memanfaatkan teknologi agar kapasitas pengolahan air bertambah. Dengan begitu, bisa dialokasikan untuk melayani pelanggan baru,” ujar Rudy.
Selain menambah kapasitas produksi, PDAM juga berencana memperluas jaringan pipa. Untuk wilayah Batu 8 Atas, pipa utama yang saat ini hanya terpasang sampai depan Gedung Muhammadiyah akan diperpanjang hingga arah STIE Tanjungpinang. Usulan penambahan pipa tersebut akan diajukan melalui APBD Provinsi maupun APBN.
“Sehingga dari Gedung Muhammadiyah sampai Mom Kitchen, yang selama ini belum bisa dipasangi meteran, ke depan bisa terealisasi,” tambah Rudy.
Untuk wilayah lain yang sudah memiliki pipa sekunder maupun tersier, penambahan jaringan akan dibiayai dari anggaran internal perusahaan daerah.
Menurut Rudy, langkah ini merupakan bagian dari kewajiban pemerintah dalam memastikan akses air bersih bagi masyarakat. “Air bersih adalah hak dasar dan kebutuhan hidup yang harus dipenuhi,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO