Buka konten ini

GERNO DI LESMO (BP) – Yamaha akhirnya mengumumkan debut mesin V4 di MotoGP pada Senin (25/8). Pabrikan asal Jepang itu menunjuk test rider Augusto Fernandez untuk menggeber prototipe motor M1 V4 pada Grand Prix San Marino, 12–14 September mendatang.
Fernandez akan turun di seluruh sesi di Sirkuit Misano, San Marino, dengan status sebagai pembalap wildcard. Sementara itu, pembalap utama Yamaha, Fabio Quartararo, kemungkinan baru akan mencoba motor M1 V4 pada sesi tes pascabalapan.
“Ini adalah uji coba yang luar biasa dan bukti nyata komitmen kami terhadap masa depan,” kata Direktur Pelaksana Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, di media sosial. “Sementara itu, kami juga terus berjuang dengan tekad meraih hasil terbaik di setiap akhir pekan,” lanjutnya.
Kabar tersebut bisa menjadi angin segar bagi Quartararo. Seusai finis kesepuluh di Grand Prix Hungaria akhir pekan lalu, ia sempat menekankan pentingnya pengembangan mesin V4. “Saya harap mereka benar-benar fokus pada V4. Karena saat ini kami tidak memiliki komponen baru untuk mesin inline-four,” ujar Quartararo dikutip dari GPOne.
Berharap Pengalaman Miller
Kehadiran pembalap tim satelit Pramac Yamaha, Jack Miller, juga diharapkan bisa mempercepat pengembangan mesin V4. Sebab, Miller sudah berpengalaman mengendarai mesin tersebut saat membela Ducati dan KTM. Dari lima konstruktor MotoGP musim ini, hanya Yamaha yang belum beralih ke mesin V4.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi di Pramac, tapi saya pikir akan baik untuk mempertahankan Miller. Dia satu-satunya yang punya pengalaman lebih dengan V4,” ujar Quartararo.
“Saya belum pernah mengendarainya (V4), Alex (Rins) hanya sempat mengendarainya setengah musim di Honda sebelum cedera, dan tahun depan kami akan punya Toprak (Razgatlioglu) yang baru debut di MotoGP. Jadi kami akan sangat membutuhkan pengalaman Miller,” paparnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO