Buka konten ini

BINTAN (BP) – Sebuah kapal ikan terbakar di perairan Sei Enam, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Senin (25/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Kebakaran diduga akibat konsleting listrik.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap tebal membumbung dari kapal yang terbakar. Posisi kapal yang terbakar berada dekat dengan kapal lain, sehingga warga khawatir api menjalar. Dalam video lain, api terlihat sudah membakar hampir seluruh bagian kapal.
Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Daeng Salamun, mengatakan, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 14.30 WIB. Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api, tetapi upaya itu gagal karena api telah meluas. Untuk mencegah kebakaran menyebar ke kapal lainnya, warga kemudian mendorong kapal yang terbakar ke tengah laut. “Pihak kami telah mengambil keterangan dari nakhoda dan tekong kapal terkait insiden ini,” ujar Daeng.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kapal yang terbakar berasal dari Anambas dan berlabuh di perairan Sei Enam. Sebelum kejadian, tekong kapal memompa air dengan menghidupkan listrik, kemudian meninggalkan kapal dengan mesin pompa masih hidup. “Ini yang diduga menyebabkan konsleting listrik dan memicu kebakaran,” katanya.
Selain menanyakan keterangan nakhoda dan tekong, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pemilik kapal. “Mereka masih berusaha mencari barang-barang yang bisa diselamatkan,” tambah Daeng.
Ia menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO