Buka konten ini

KEMENANGAN 1-0 atas Torino FC dalam giornata pertama Serie A 2002–2003 dicatat Inter Milan bersama Hector Cuper. Saat itu, pelatih asal Argentina tersebut mencatatkan kemenangan debut di Serie A, rekor yang bertahan 23 tahun sebelum akhirnya dipecahkan Cristian Chivu kemarin (26/8).
Chivu, asal Rumania, menjadi pelatih non-Italia pertama Inter sejak Cuper yang langsung meraih kemenangan di laga perdana Serie A. Kali ini lebih istimewa karena Lautaro Martínez dkk melesakkan lima gol tanpa balas ke gawang Torino di Stadio Giuseppe Meazza. Striker Marcus Thuram mencetak doppietta (36’ dan 62’), sementara tiga gol lainnya dibagi rata oleh bek Alessandro Bastoni (18’), kapten Lautaro (52’), dan rekrutan anyar Ange-Yoan Bonny (72’).
Kemenangan itu menempatkan Inter sebagai capolista pada giornata pertama Serie A musim ini. “Kami berusaha datang ke pertandingan pertama dalam kondisi terbaik,” ujar Chivu seperti dikutip La Gazzetta dello Sport.
Menghapus Musim Lalu yang Kelam
Chivu yang menggantikan Simone Inzaghi sejak 9 Juni lalu itu ingin Inter melupakan musim lalu yang pahit. Musim ketika Nerazzurri – julukan Inter – hanya menjadi pengawal trofi, finis runner-up di Serie A, Liga Champions, dan Supercoppa Italiana.
“Secara mental, para pemain sudah melupakan kejadian musim lalu dan kini menunjukkan potensi mereka yang sesungguhnya. Sejak hari pertama, semua langsung beradaptasi, memikul beban berat, dan tidak pernah mengeluh,” kata Chivu, yang pernah memperkuat Inter sebagai bek pada periode 2007–2014.
Masih Pakai Formasi Inzaghi
Kemenangan atas Torino kemarin diperoleh dengan formasi 3-5-2, sama persis seperti era Simone Inzaghi. Padahal, saat tampil di Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat (Juni–Juli), Chivu sempat menyiratkan adanya perubahan formasi.
“Saya agak lelah membicarakan hal itu. Saya punya terlalu banyak hal yang harus dipikirkan,” ucap pelatih berusia 44 tahun tersebut. (*)
Reporter : MUHAMMAD NUR
Editor : PUTUT ARIYO