Buka konten ini

LONDON (BP) – Sebelum menghadapi Fulham FC, tactician Ruben Amorim konfiden dengan skuad Manchester United yang dimilikinya musim ini. Amorim berhasil mendapatkan tiga pemain baru di lini serang, Bryan Mbeumo-Matheus Cunha-Benjamin Sesko, yang diharapkan bisa meningkatkan produktivitas gol United. Akan tetapi, setelah ditahan seri 1-1 oleh Fulham FC di Craven Cottage, Senin (25/8), United dianggap se-perti kembali ke setelah pabrik.
Seperti dilansir dari Manchester Evening News, Uni-ted yang tumpul di lini serang dan pertahanan yang mudah dieksploitasi lawan. United yang dalam musim pertama Amorim terjerembap di peringkat ke-15 Premier League musim lalu.
Gol ke gawang The Cottagers – sebutan Fulham FC – juga bukan lahir dari salah satu dari trisula baru United. Melainkan dari gol bunuh diri striker lawan, Rodrigo Muniz (58’). The Red Devils –julukan United – juga membuang peluang gol pada babak pertama, tepatnya pada menit ke-38, ketika tendangan pe-nalti kapten tim Bruno Fernandes melambung.
Mentalitas Pemain Belum Berubah
Amorim menyebut timnya terlalu mudah kehilangan kendali setelah mencetak gol sehingga dibalas oleh pemain pengganti Emile Smith Rowe 15 menit kemudian. Pelatih asal Portugal itu menilai anak asuhnya juga belum matang dalam menghadapi momen krusial. Mentalitas yang sama seperti musim lalu.
”Kami mencetak gol dan kemudian kami lupa cara kami bermain. Cara mempertahankan keunggulan dan coba memenangkan pertandingan,” kata Amorim kepada BBC Radio 5 Live.
Masalah United musim lalu yang buntu menghadapi tim-tim yang mengandalkan permainan fisik seakan tidak terselesaikan menilik hasil di Craven Cottage. Selain itu, Amorim melakukan pergantian tidak perlu ketika memasukkan Manuel Ugarte, Harry Maguire, dan Ayden Heaven. Tiga pemain bertipikal bertahan justru di saat United seharusnya memaksimalkan potensi mereka di lini serang.
”Untuk apa membeli para penyerang mahal kalau Anda masih mengandalkan bek sebagai target man,” kritik pandit sekaligus mantan kapten United Gary Neville kepada Sky Sports. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG