Artikel ini hanya untuk member

Anambas (BP) – Dua pelajar di Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, nyaris kehilangan nyawa setelah tertimpa dinding beton rumah, Senin (25/8) sekitar pukul 11.20 WIB. Mereka adalah Muhammad Rizky, 13, dan Marthin Bagas, 12.
Beruntung, keduanya masih selamat meski mengalami luka cukup serius. Peristiwa itu terjadi di rumah Jempriden, 55, ayah Rizky. Saat kejadian, Rizky dan Marthin tengah asyik bermain gawai di dekat dinding rumah.
Namun, angin kencang yang bertiup sejak pagi membuat dinding beton setinggi tiga meter roboh dan menimpa mereka.
Kapolsek Palmatak, Iptu Kristian, mengatakan kedua anak sebenarnya sempat berusaha menghindar. “Tapi mereka terlambat, sehingga tertimpa dinding,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, Rizky dan Marthin mengalami luka di kepala serta pendarahan dari mulut, hidung, dan telinga. Meski begitu, keduanya masih dalam keadaan sadar ketika dievakuasi ke Puskesmas Palmatak.
“Kami segera membawa korban mendapat pertolongan. Jika kondisi sudah stabil, mereka akan dirujuk ke RSUD Tarempa karena fasilitas medis di Palmatak masih terbatas,” tambah Kristian.
Kerugian akibat robohnya dinding rumah ditaksir mencapai Rp20 juta. Kapolsek mengimbau masyarakat lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem dan memastikan bangunan rumah memiliki fondasi yang kokoh demi keselamatan penghuni. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO