Buka konten ini

NGENANG (BP) – Sorak tawa dan semangat merah putih menggema sejak pagi di Pulau Ngenang, Rabu (20/8). Warga yang sejak lama menanti momen kebersamaan itu tumpah ruah di lapangan, mengikuti berbagai perlombaan khas 17 Agustus. Dari lomba mewarnai anak-anak hingga balap karung, makan kerupuk, dan tarik tambang, semua berlangsung meriah dan penuh keceriaan.
Perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 RI ini terasa berbeda. PT Batamraya Sukses Bersama (PT BSP) ikut turun tangan mendukung kegiatan yang digelar bersama warga Kelurahan Ngenang, kawasan relokasi terdampak PSN KEK Tanjung Sauh.
“Bagi kami, ini bukan hanya perayaan. Ini adalah jembatan untuk mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus terjaga demi kehidupan yang lebih baik,” kata Eka Teguh Kurniawan, Manajer Operasional PT BSP.
Tak sekadar perlombaan, nuansa adat juga hadir lewat pelaksanaan tradisi Melayu Mandi Safar. Ritual yang diyakini sebagai tolak bala dan permohonan keberkahan itu menjadi momen sakral sekaligus perekat kebersamaan.
Lurah Ngenang, Rusdy, SE, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Masyarakat sangat senang. Selain lomba 17-an, tradisi turun-temurun juga bisa tetap dijalankan dengan dukungan PT BSP,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pembagian hadiah perlombaan dan undian berhadiah dari kelurahan. Senyum bahagia warga menjadi penanda bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan, melainkan juga dimaknai lewat gotong royong, budaya, dan harmoni antara masyarakat dan perusahaan.
Rencananya, rangkaian HUT RI ini masih akan berlanjut dengan puncak acara yang lebih meriah dalam waktu dekat. (*)
Reporter : Alfian Lumban Gaol
Editor : RATNA IRTATIK