Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Koperasi Desa atau Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) disarankan untuk membuka toko sembako. Tujuannya, agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sesuai harga eceran tertinggi (HET).
“Yang kita kejar saat ini adalah kantor Kopdes yang memiliki gerai sembako dan unit simpan pinjam,” ujar Kepala Dinas UMKM Kepri, Riky Rionaldi, Minggu (24/8).
Menurutnya, koperasi bisa bekerja sama dengan distributor maupun Bulog untuk menjamin ketersediaan sembako dengan harga bersahabat. Selain itu, peluang melibatkan investor lokal juga terbuka untuk memperkuat bisnis Kopdes.
Dari total 80 ribu Kopdes Merah Putih yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto, sebanyak 407 unit tersebar di tujuh kabupaten/kota di Kepri. Beberapa di antaranya bahkan ditunjuk sebagai koperasi percontohan nasional.
Riky menambahkan, Pemprov Kepri bersama pemerintah kabupaten/kota akan memperkuat kapasitas pengurus Kopdes melalui program pengembangan kapasitas (capacity building). Program ini dinilai penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, hingga tata kelola koperasi.
“Beberapa kabupaten/kota sudah menyiapkan dukungan. Kota Batam, misalnya, menganggarkan capacity building dalam APBD Perubahan 2025. Bahkan di Kabupaten Karimun, dana CSR akan diarahkan untuk memperkuat kelembagaan Kopdes Merah Putih,” pungkas Riky. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI APUTRO