Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut bahwa angka dan korban kecelakaan pada semester I 2025 atau enam bulan belakangan turun. Penurunan itu karena Polantas rutin mengedukasi pengemudi untuk tertib dalam berkendara.
Menurut Agus, dalam enam bulan, angka kecelakaan turun menjadi 1.800 kejadian. Pengurangan itu juga menekan angka korban kecelakaan.
”Korban kecelakaan turun sekitar 2.500 orang dalam periode yang sama,” paparnya.
Melihat capaian itu, kata Agus, Polantas akan terus mengedukasi pengguna jalan agar tertib berlalu lintas. Terlebih, bagi pengemudi agar tidak menambah muatan berlebih atau ODOL yang dapat membahayakan masyarakat.
Bertemu Lima Pilar
Korlantas Polri akan bertemu sejumlah pihak untuk merumuskan penurunan angka kecelakaan. Kegiatan itu dihelat pada September. Ada lima pilar yang diajak berembuk.
”Salah satunya klub otomotif kami ajak menurunkan angka kecelakaan,” paparnya.
Korlantas, lanjut Agus, serius menjalankan rencana nasional keselamatan jalan. Harapannya, itu dapat menjadi decade of action road safety.
”Yang memiliki target menurunkan angka kecelakaan dan korbannya menjadi 50 persen,” ujarnya.
Saat Lebaran 2025, angka kecelakaan turun 51 persen. Penurunan itu menjadi angin segar untuk keselamatan berlalu lintas.
”Tanggungjawab decade of action road safety itu angka kecelakaan dan korbannya turun 50 persen. Itu bisa kita capai saat operasi ketupat. Kecelakaan dan fatalitasnya turun semua,” ujarnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG